‘Lunpia Cik Me Me’ Miliki 8 Menu Unggulan untuk Oleh-oleh Mudik Lebaran
SEMARANG (Awal.id) – Lunpia Cik Me Me (LCM) dalam masa mudik lebaran tentunya memberikan menu yang lebih variatif untuk oleh-oleh yakni delapan menu unggulan dengan beragam rasa dan bumbu yang berbeda.
Varian menu unggulan Lunpia Cik Cik Me antara lain LCM Plain, Fish Kakap, Crab, Kajamu (Kambing Jantan Muda), Raja Nusantara (Rasa Jamur Nusantara), Keripik Lunpia Original dan Keripik Lunpia Original Pedas.
Seperti yang diketahui, berbicara mengenai makanan khas Kota Semarang tentu saja sangat lekat dengan yang namanya Lunpia Cik Me Me karena sudah menjadi ikon kuliner Kota Semarang.
Perjalanan mudik kerap menjadi momen yang sangat berkesan untuk masyarakat. Tak lengkap rasanya kalau setiap mudik tidak mencicipi makanan/oleh-oleh khas kota setempat.
Cik Me Me mengatakan bahwa Kota Semarang sebagai Ibu Kota Jawa Tengah termasuk salah satu daerah yang menjadi tujuan utama pemudik dari berbagai daerah. Kalaupun bukan sebagai tujuan, kota ini menjadi perlintasan utama pemudik di jalur pantura.
“Oleh sebab itu, LCM akan memanjakan pemudik bagi yang melintas di Kota Semarang dengan tetap buka pada hari minggu maupun hari libur nasional. Bahkan selama ramadan, kami selalu memberikan promo, beli satu gratis satu untuk satu periode tertentu. Tradisi promo ini sudah dimulai sejak 2014,” ujarnya, Senin (17/4/2023).

Menurutnya, hal penting lain yang perlu diketahui masyarakat adalah LCM merupakan pelopor
lunpia bersertifikat Halal. Hal itu artinya semua produk LCM telah mendapatkan sertifikasi Halal.
Pihaknya juga menyediakan kemasan Lunpia Vacuum yang bisa dinikmati kapan saja.
Sebagai contoh, daya tahan lunpia basah pada suhu ruang sampai delapan jam, dan bila disimpan dalam freezer bisa sampai satu minggu.
Begitu pun dengan versi gorengnya, Lunpia Goreng Vacuum bisa bertahan hingga 24 jam, serta satu minggu bila disimpan di dalam freezer.
“Kami juga menyediakan khusus Lunpia Vacuum yang cocok untuk para pemudik. Sebab di suhu ruang bisa bertahan dua hari, sedangkan dalam freezer bisa mencapai dua bulan,” sebutnya.
Sejarah LCM
Sementara itu, sejarah Lunpia Cik Me Me dipelopori oleh engkong buyutnya, yaitu pasangan suami Istri Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasie (1870).
Pasangan ini bertempat tinggal di perkampungan Brondongan Semarang Timur. Melalui kampung itu pula, asal Meliani Sugiarto SE, atau yang lebih familier dengan sebutan Cik Me Me.
Ia kemudian dibimbing dan dibesarkan oleh kedua orang tuanya yaitu Maestro Chef Lunpia Tan Yok Tjay dan So Tan Hwa yang merupakan generasi ke-2 Lunpia Mataram dan Generasi ke-4 Lunpia Semarang.
“Kita sadari bahwa berselang tiga tahun yang lalu dunia usaha telah nyaris luluh lantak akibat pandemi. Kami patut bersyukur belakangan ini sudah semakin surut dan kian berlalu. Kami berharap industri kuliner bisa terus bangkit usai dihantam pandemi,” jelasnya.
Lokasi toko LCM berada di Jl Gajahmada 107, Kota Semarang. Toko ini beroperasi setiap hari, sedang jam operasionalnya, mulai pukul 05.00 hingga 22.00.




















