Serahkan Bantuan PTLS Rooftop, Ganjar Ingin Masyarakat Belajar Transisi Energi

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mendatangi Pondok Pesantren Darul Falah Jekulo, Kabupaten Kudus, untuk menyerahkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop senilai Rp 60 juta, Jumat (3/3/2023)

KUDUS (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop ke beberapa pondok pesantren di Kabupaten Kudus, hanya sebagian dari berbagai bantuan yang diberikan di daerah itu. Harapannya, masyarakat makin mengenal PLTS.

“Kami dorong pondok pesantren, ada sekolahan, ada tempat-tempat kelompok kegiatan masyarakat, kami kenalkan PLTS, agar mereka mulai belajar transisi energi yang kecil-kecilan dulu-lah,” kata Ganjar saat menyerahkan bantuan PLTS Rooftop senilai Rp 60 juta untuk Pondok Pesantren Darul Falah Jekulo, Kabupaten Kudus, Jumat (3/3).

Baca Juga:  Hari Pelanggan Nasional, Bank Jateng Beri Pelayanan Berbeda Kepada Nasabah

Selain Ponpes Darul Falah Jekulo, bantuan PLTS Rooftop juga diberikan kepada Ponpes Al-Qur’an Arroudlotul Mardliyah II.

Ganjar mengatakan, pengembangan Energi Baru Terbarukan terus dilakukan di Jawa Tengah. Tidak mudah, karena masyarakat harus diberikan sosialisasi dan edukasi. Mantan anggota DPR RI itu tak menampik mahalnya infrastruktur pendukung menjadi kendala.

“Tapi kami mulai kenalkan dengan cara pemerintah hadir sekaligus sebagai stimulan, tapi nanti kalau kenal, produksi mulai banyak, harapan kami nanti mulai terbiasa. Karena nanti kalau sudah masuk mobil motor listrik kan orang mulai terbiasa,” ujarnya.

Baca Juga:  Ke KPU Naik Oplet, Pramono Anung-Rano Karno Resmi Daftar Cagub-Cawagub DKI

Khusus terkait bantuan, Ganjar menegaskan agar tata kelola keuangannya diatur sebaik mungkin. Ketua PP Kagama itu menitipkan agar integritas dan governance di desa dijaga.

“Tata kelola keuangannya mesti bagus kalau nggak tau tanya. Kedua, juga saya minta tidak boleh ada yang potong, siapa pun, nggak boleh. Sehingga kalau ada yang motong, laporkan ke saya agar kami bisa menggunakan itu dengan benar,” tandasnya.

Baca Juga:  Mohon Maaf Datang Terlambat, Atikoh Jadi “Rebutan” Ratusan Muslimat NU Sumedang

Sebagai informasi, bauran EBT di Jawa Tengah dalam lima tahun terakhir dilaporkan terus mengalami peningkatan. Pada 2018, capaian bauran EBT berada di angka 10,82 persen atau melampaui target yang dipatok di 10,32 persen.

Pada 2022 lalu, Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah mencatat capaian bauran EBT sudah berada di angka 15,76 persen. Berdasarkan Perda Jateng No.12/2028, diharapkan bauran EBT pada 2050 bisa menyentuh angka 28,82 persen.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *