Tanggul Jebol di Dua Titik, Perumahan Dinar Indah Kembali Terendam Banjir

SEMARANG (Awal.id) – Perumahan Dinar Indah RT 6 RW 26, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, kembali terendam Banjir setinggi 2 meter, Sabtu (18/2), sore.

Ketua RW setempat, Catur Hariyanto menjelaskan peristiwa ini terjadi karena intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Semarang. Hal tersebut membuat derasnya aliran dan meluapnya air Sungai Babon sehingga dua titik tanggul jebol. 

“Dua titik tanggul jebol. Yang pertama tanggul sementara yang terbuat dari karung pasir jebol sepanjang 10 meter yang belum diperkuat dan tanggul lama sepanjang 30 meter. Tadi jebolnya hampir bersamaan jam tiga sore setelah meluapnya Sungai Babon sekira jam setengah tiga sore,” ungkap Catur di lokasi. 

Baca Juga:  Banjir di Sejumlah Titik di Kota Semarang Mulai Surut, Mbak Ita Minta Semua Pihak Tetap Siaga

Catur menuturkan tanggul jebol yang membuat air masuk ke pemukiman warga terjadi secara berangsung. Warga yang sudah mengetahui akan terendam banjir langsung mengungsi di Masjid Ar-Rahmah dengan membawa barang-barang berharganya. Ia menyebut sekitar 40 rumah terendam banjir, dan Saat ini ketinggian air berangsur surut. 

“Air masuk bertahap sehingga warga sempat mengungsi semua kemudian baru tanggul jebol. Warga selamat semua dan kendaraan motor mobil terselamatkan. Disini ada 40 KK. Ketinggian air paling tinggi 2 meter lebih tinggi yang kemarin. Ini surut agak lama ini,” tuturnya. 

Baca Juga:  Mbak Ita Pimpin Kerja Bakti Massal Se-Kota Semarang

Disisi lain, dirinya mewakili para warga berharap Pemerintah Kota Semarang segera membangun tanggul yang kuat dan tinggi. Hal itu agar luapan Sungai Babon tidak menggenangi pemukiman. 

“Warga berharap selaku saya selaku RW untuk segera penanganan tanggul yang jebol dikhawatirkan hujan deras lago luapan sungai langsung masuk ke pemukiman,” paparnya. 

Sementara itu, Danramil Tembalang Kapten Czi Agus Puki menjelaskan, akibat luapan Sungai Babon, banjir juga terjadi di Rowosari. Saat ini air sudah mulai surut karena pintu air Pucang Gading mulai dibuka. 

Baca Juga:  42 Desa Direndam Banjir, Bupati Pati Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Sungai Juwana

“Kaitannya kali babon meluap lagi sehingga tanggul di Dinar Indah jebol dua titik otomatis menggenangi. Akibat ini juga rangkaiannya di Rowosari, di sana juga limpahan kali Babon, air naik sekitar 50 centimeter. Sudah ungsikan warga. Kita imbau warga tidak panik. Ini pintu air Pucang Gading dibuka, air mulai surut,” imbuhnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *