Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Kembali Tergenang Banjir Rob

Banjir rob genangi Pos IV Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.
Banjir rob genangi Pos IV Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

SEMARANG (Awal.id) – Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang kembali tergenang banjir rob, Jumat (2/12). 

Dalam pantauan, air rob mulai menggenang di pintu masuk Pos IV Tanjung Emas. Sopir kontainer, Bambang menyebut genangan rob tertinggi berada di depan PT Berkah Emas Sumber Terang (BEST) setinggi pinggang orang dewasa. Adapun ketinggian air bervariasi mulai dari mata kaki hingga sepinggang orang dewasa.

Terlihat truk-truk yang melintas juga mengangkut para pekerja. Sejumlah motor hanya bisa melintas di jalur yang mengarah ke Arteri Yos Sudarso. Terjadi kepadatan arus lalu lintas di Pos IV karena genangan air rob.

Baca Juga:  KAI DAOP 1 Adakan Lomba Foto dalam Rangka Hari Batik Nasional

Akibatnya genangan air tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak anjurkan untuk melewati jalan depan pabrik tersebut, karena dikhawatirkan mengalami mogok.

Salah satu sopir kontainer, Bambang menjelaskan banjir rob ini ia ketahui ketika hendak melakukan bongkar muatan peti kemas di pabriknya. Pada saat itu, di depan pintu masuk Pos IV, dirinya juga melihat ada gerombolan orang yang tak kunjung masuk ke dalam kawasan tersebut karena banjir rob.

Baca Juga:  Hutan Wisata Tinjomoyo, Tempat Melepas Penat di Sekitar Perkotaan

“Pukul 06.30 WIB, saya pas mau bongkar terus lihat di pintu masuk kok banyak orang gerombol ada apa ternyata ada rob. Tak hanya itu, terlihat aktivitas pabrik juga off (dihentikan), soalnya genangan air rob tinggi. Tapi setelah Pabrik BEST itu jalanan kering,” ujar Bambang saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, banjir rob ini terjadi karena melimpahnya air dari Pos I yang kemudian meluber ke Pos IV. Dirinya juga kaget, PT Lamicitra yang biasanya tergenang air rob saat ini tidak terdampak.

Baca Juga:  Pemilihan Putri Indonesia 2021, Andi Natassa Optimistis Jateng Raih Juara Umum

“Robnya karena meluapnya air yang ada di Pos I. Itukan karena meluap dan hujan,” bebernya.

Sementara, salah satu pekerja, Supranto mengatakan harus pulang bekerja karena banjir rob. Selain tingginya air, di tempat ia bekerja juga terjadi pemadaman listrik.

“Saya kerja naik motor terus kendaraanya saya tinggal di depan Pos IV. Terus ini disuruh pulang karena pabriknya off (dihentikan). Besok kalau sudah surut sama listrik sudah nyala berangkat kerja,” ungkapnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *