Pemkot Semarang Berangkatkan 4 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Cianjur
SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota Semarang berangkatkan empat armada truk yang berisi bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Cianjur, Jumat (2/12). Bantuan yang terkumpul ini merupakan hasil donasi masyarakat Kota Semarang sejak 25 November hingga 1 Desember 2022.
Pelepasan empat truk pengangkut bantuan kemanusia itu dipimpin langsung oleh Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Keempat armada itu berasal dari BPBD Kota Semarang, Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang, Bagian Rumah Tangga Setda Kota Semarang, dan truk kontainer dari Masyarakat Chinese Jawa Tengah Indonesia.
“Hari ini bantuan untuk korban gempa Cianjur dari Masyarakat Kota Semarang yang dikelola oleh Pemkot Semarang resmi diberangkatkan. Semoga dengan bantuan ini bisa membantu para korban di sana,” paparnya.
Ita mengatakan jumlah bantuan yang terkumpul sekitar Rp 340 juta. Bantuan yang diberikan bukan berbentuk uang, melainkan barang, seperti perlekapan bayi, makanan siap saji, perlengkapan mandi hingga perlengkapan tidur.
“Kemarin saya sudah sampaikan, jangan cuma bahan sembako mentah saja, tapi juga yang siap saji, karena mereka yang terdampak ini tidak hanya di perkotaan, tapi banyak yang di gunung, sehingga mereka butuh yang bisa langsung dimakan,” ujar Ita.

Dia mengatakan kemungkinan ke depan Pemkot Semarang akan membuka kembali program bantuan seperti ini, lantaran masih ada gempa susulan di Cianjur.
“Ini masih sebagian yang kita sumbangkan dan tidak menutup kemungkinan kita akan lakukan penggalangan bantuan lagi untuk masyarakat di sana,” pungkasnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Arif Rudianto mengatakan bantuan yang dikirimkan ini berasal dari berbagai unsur, yaitu unsur pemerintah sebanyak 39 OPD, unsur BUMD (6), Organisasi Sosial (7), unsur Pendidikan (2), serta 70 dari unsur pengusaha.
“Hari ini kami berangkatkan bantuan ini, dan bantuan ini akan langsung diterima oleh Bupati Cianjur,” ungkap Arif. (is)



















