Gubernur Jateng, Jatim dan Ketua KPK RI Ngumpul di Surabaya Peringati Hakordia

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan beberapa kepala daerah menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang dibuka Ketua KPK RI, Komjen Pol Firli Bahuri, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (1/12/2022)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan beberapa kepala daerah menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang dibuka Ketua KPK RI, Komjen Pol Firli Bahuri, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (1/12/2022)

SURABAYA (Awal id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menghadiri pembukaan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (1/12/2022).

Politikus berambut putih itu mendorong seluruh daerah untuk berkomitmen antikorupsi.

Acara yang dibuka secara langsung oleh Ketua KPK RI, Komjen Pol Firli Bahuri, itu juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X.

Baca Juga:  Geledah Rumah Terduga Teroris di Batu, Densus 88 Temukan Bahan Peledak dan Alat Perakit Bom

Hadir juga Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edi Pratowo, dan Sekda Kalimantan Barat serta Kalimantan Selatan. Selain itu para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur.

Ganjar mengatakan bahwa peringatan Hakordia harus menjadi momentum menjaga semangat terus-menerus dalam berkomitmen antikorupsi di seluruh daerah di Indonesia.

“Tentu, semangatnya yang mesti kita jaga terus-menerus bagaimana perayaan ini mendorong seluruh daerah punya komitmen antikorupsi,” ujarnya.

Baca Juga:  Sejak Januari 2022, Denda Pelanggaran Lalu Lintas yang Terekam ETLE di Jateng Capai Rp 27 Miliar

Menurutnya, peringatan Hakordia dilaksanakan rutin tiap tahun. Maka, tinggal membulatkan tekad dan menegakkan aturan untuk memberantas tindakan korupsi.

“Sebenarnya kan ini diulang-ulang. Maka problem yang mesti diselesaikan sudah tahu, tinggal membulatkan tekad dan menegakkan aturan,” paparnya.

Semangat dan tekad, lanjut Ganjar, dilakukan bukan hanya untuk penindakan, melainkan juga perlu adanya langkah preventif.

“Nah, soal pencegahan memang tidak gampang tapi makin hari makin bagus. Kemarin umpama di Jateng merayakan secara nasional Sesa Antikorupsi. Terus, hari ini tentu mengundang untuk kabupaten/kota dan provinsi, khususnya yang di wilayah binaan 3 dari KPK dan kita diminta untuk mendorong secara serius untuk gerakan-gerakan antikorupsi,” tuturnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *