Hasil Operasi Keselamatan Candi 2022, Dirlantas Polda Jateng : Angka Kecelakaan Lalu-lintas dan Korban Jiwa Turun

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho
Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho

SEMARANG (Awal.id) – Ditlantas Polda Jateng menggelar Operasi Keselamatan Lalu-lintas Candi 2022 pada 1 hingga 14 Maret 2022. Operasi yang dilakukan selama dua minggu tersebut dilakukan sebagai upaya preemtif dan preventif. 

Menanggapi hasil operasi tersebut, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menjelaskan sangat berdampak signifikan terhadap penurunan angka kecelakaan dan fatalitas (korban jiwa) pengguna jalan.

“Cara bertindak selama Operasi Keselamatan Candi 2022 yang dilaksanakan dari tanggal 1-14 Maret 2022, yakni  tidak ada penindakan hukum, yang ada upaya preemtif dan preventif,” ungkap Agus dalam siaran persnya, Selasa (15/3).

Baca Juga:  Doakan Yenny Wahid Jadi Cawapres, Kiai dan Gus di Surabaya Gelar Multaqo

Selama operasi, lanjut Agus, penindakan melalui Etle dilakukan sebagai bagian dari kegiatan rutin. Mengenai target utama dari Operasi Keselamatan Candi 2022, yakni untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Adapun tindakan preemtif dan preventif Polda Jateng melalui gerai vaksin on the spot. Saat digelar vaksinasi tersebut total sebanyak 159.136 orang,” ujar Agus.

Mengenai angka pelanggaran dan kecelakaan, sambung Agus, dibandingkan tahun sebelum dan sesudah operasi dalam rentang waktu sama 14 hari terjadi penurunan semula 944 peristiwa turun menjadi 632 peristiwa atau turun 312 kejadian

Baca Juga:  Ribuan Warga Hadiri Pengajian Akbar PAN di Lampung

Kemudian, mengenai tingkat fatalitas orang meninggal akibat kecelakaan menurun. Sebelum operasi dalam kurun waktu 15 hari terdapat 129 orang meninggal dan saat operasi hanya 29 orang meninggal.

“Jadi untuk pelanggaran dan kecelakaan diprosentase turun 33 persen artinya peristiwa menonjol nihil. Sedangkan akibat kecelakaan yang meninggal ada penurunan 100 orang meninggal dapat dicegah. Prosentase minus 72 persen,” ungkap Agus.

Menurutnya, selama operasi tersebut diadakan tingkat pelanggaran berkurang. Pihaknya menilai tingkat ketertiban di jalan naik secara signifikan.

Baca Juga:  Pamuja Jatipurwo Juarai Turnamen Perseda Cup

“Tidak harus ada Polisi jadi saya mengharapkan harus bisa menyuarakan tertib dari sendiri untuk kepentingan keselamatan di jalan,” tandas Agus. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *