Tingkatkan Kelas UKM Jateng lewat Bimtek Pengembangan Desain Kemasan

PURWOKERTO (Awal.id) – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Provinsi Jawa Tengah menggelar bimbingan tekhnik (Bimtek) Pengembangan Desain Kemasan Produk, di Hotel Meotel Hotel Purwokerto, Banyumas mulai  tanggal 24-27 Januari 2022. Kegiatan ini diikuti 25 UKM dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati yang diwakili Staf Bidang Binus dan Pemasaran, Bagus Andi Susatmoko pada sambutannya menjelaskan diadakannya Bimtek kemasan produk bersama para UKM bertujuan untuk mempercantik kemasan produk agar menarik.

Selain kemasan yang menarik, kata dia, produk yang dipasarkan juga agar memenuhi standar agar bisa dipasarkan di supermarket, minimarket, outlet-outlet, pusat oleh-oleh, mal, hotel, dan tempat lainnya.

“Untuk peserta Bimtek kali ini diutamakan UKM UKM yang mempunyai produk makanan khas daerah dan sudah mimiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-PIRT),” kata Bagus saat membuka Bimtek kemasan di Meotel Hotel Purwokerto, Selasa (25/1).

Baca Juga:  Rektor UNDIP Prof Suharnomo Ungkap Muladi Dome Jadi Venue Pameran Otomotif Paling Memukau di Jawa Tengah!

Bagus meminta peserta Bimtek agar lebih kreatif dan inovatif, serta pandai mencari terobosan-terobosan atau strategi dalam upaya untuk memasarkan produknya.

“Di tengah kondisi pandemi, digitalisasi menjadi hal yang mutlak harus dilakukan oleh para UKM, seperti jualan melalui online, memanfaatkan media sosial, E-Commerce dan sebagainya. Yang paling penting adalah harus pandai mengonsep kemasan dengan kreatif agar menarik,” kata Bagus.

Seperti diketahui, kegiatan bimtek kemasan 2022 tidak hanya digelar di Purwokerto. Kegiatan serupa juga diselenggarakan di Solia Hotel Solo, Jawa Tengah. Untuk peserta Bimtek kemasan di Purwokerto berasal dari lima kabupaten/kota, yakni Wonosobo, Banyumas, Purworejo, Cilacap, Purbalingga.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Dukung Santri Ndalan Nusantara Bangun Ponpes di Tengah Kota

Bagus menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya membantu dan mendampingi para pelaku UKM di wilayahnya. Beberapa program telah disiapkan untuk membantu pemasaran produk UKM, seperti Bimtek Digital Marketing, Business Matching, Bisnis Language, dan Market Inteligent.

“Para peserta kita didik, dan kita berikan pendampingan agar UKM ini bisa naik kelas, pemerintah akan terus memfasilitasi dan memberikan program-program yang bisa membantu agar pemasaran produk dari para UKM ini bisa sukses dan maju. Selain itu, kami juga akan mengikutsertakan para UKM dalam berbagai pameran,” jelasnya.

Baca Juga:  Kementrian Perhubungan Akan Kawal Penggunaan GeNose C-19 di Indonesia

Bukan hanya itu, kata dia, belum lama ini Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan launching ”Dekranasda Jateng Store” di Bandara YIA Yogyakarta.

“Dekranasda Jateng Store ini adalah gallery ketiga setelah sebelumnya ada Gallery UKM di Pasargede Bandara YIA dan Gallery UKM Jateng di Bandara A Yani Semarang.

Selain itu, sambunnya, ada juga Drakor, yaitu Dekranasda Review and Auction berupa penjualan produk UKM secara langsung melalui sistem lelang lewat akun Instagram Ibu Atiqoh Ganjar Pranowo,” paparnya.

Terkait dengan Bimtek Kemasan, menurut Bagus, Kadinas Koperasi UKM berharap para pelaku UKM terus meningkatkan kualitas produk, melakukan jejaring dengan toko pusat oleh-oleh, minimarket, supermarket dan mencari peluang pasar lainnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *