Stunting di Kabupaten Kendal Masih Cukup Tinggi

KENDAL (Awal.id) – Bulog bersama BKKBN RI memberikan bantuan beras berkualitas tinggi bervitamin Fortivid kepada Pemerintah Kabupaten Kendal, Kemarin di Desa Purwosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal.

Dalam penyerahan bantuan dihadiri oleh Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, Debuti BKKBN, Sukaryo Teguh Santoso, Sekda Kendal, Moh Toha, Kepala TP PKK Kendal, Wynne Frederica beserta pengurus, dan Kepala Desa Purwosari.

Pemberian bantuan tersebut, bermaksud untuk mengatasi persoalan stunting di Kabupaten Kendal, mengingat kasus persoalan stuntinting di Kendal cukup tinggi.

Setelah diterima oleh Pemerintah Kabupaten Kendal selanjutnya diserahkan kepada Tim Peggerak PKK Kabupaten Kendal, agar segera di distribusikan kepada keluarga yang mengalami stunting.

Baca Juga:  Beri Pelatihan Tanam Padi Tanpa Lahan Sawah, Wakil Walikota Semarang: Jadi Alternatif Cetak Petani di Perkotaan

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita mengatakan, batuan ini dalam rangka mendukung program pemerintah jangka panjang untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Indonesia.

“Sedangkan, untuk bantuan yang diberikan di Kabupaten Kendal, diharapkan mampu segera mengurangi persoalan stunting,”kata Febby.

Sementara, Deputi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso mengatakan kasus stuting di Kabupaten Kendal masih cukup tinggi, sehingga Kendal menjadi prioritas mendapatkan bantuan tersebut.

Baca Juga:  Zona Merah Jateng Bertambah

Dikatakan, beras Fortivit sangat banyak manfaatnya, terlebih bagi ibu hamil dan ibu menyusui, karena dalam masa-masa itu sangat penting sekali bagi pertumbuhan balita.

“Jumlah stunting di Indonesia 1 banding 5 di setiap kelahiran anak, dan masuk kategori stunting yang tinggi. Stunting ini dapat mempengaruhi kecerdasan dan tumbuh kembang anak, sehingga berdampak tidak baik, maka harus benar-benar diatasi,” tutur Deputi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso.

Sementara itu, Sekda Kendal, Moh Toha dalam kegiatan itu mengatakan, Kabupaten Kendal mendapatkan bantuan beras bervitamin sebanyak 5340 Kg. Menurutnya beras ini dinilai sangat bermanfaat dan berguna dalam Pencegahan stunting.

Baca Juga:  Mbak Ita Resmikan Co-working Space BRIDA, Tempat Bagi Para Peneliti dan Pelaku Riset Kota Semarang

Sekda Moh Toha mengungkapkan, di Desa Purwosari ada 67 kasus anak stunting, dan TP PKK Kendal sudah memberikan bantuan beras.

“PKK Kendal sudah memberikan bantuan beras vitamin kepada 89 keluarga sasaran, dan masing-masing keluarga menerima sebanyak 20 Kg beras selama 3 bulan,” jelasnya Sekda Kendal.

Dalam acara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynne Frederica juga melakukan sosialisasi terkait dengan penanganan stunting kepada masyarakat Desa Purwosari. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *