PSIS Turun Satu Peringkat, Usai Kalah Lawan Persija

DENPASAR (Awal.id) – PSIS Semarang turun satu peringkat selepas dikalahkan Persija Jakarta 1-2, laga pembuka putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022, di Stadion I Wayan Dipta, Kamis malam (6/1).

Tim asal Kota Lunpia kini menempati peringkat ke-7 dan tergeser oleh Persija. PSIS mengumpulkan 27 poin hasil dari 7 kali menang, 6 seri dan 5 kekalahan.

Pada laga selanjutnya, Laskar Mahesa Jenar akan menghadapi Persiraja Banda Aceh pada Rabu 12 Desember 2022.

Kendati mengalami kekalahan melawan tim Macan Kemayoran, Asisten Pelatih PSIS Ahmad Resal Octavian tetap mengapresiasi permainan tim asuhannya saat berlaga lawan Persija. Game plan yang dia bicarakan bersama Pelatih Kepala PSIS Dragan Djukanovic sebetulnya sudah berjalan dalam laga tersebut.

Baca Juga:  Ini Kesempatan Langka, Ganjar Tawari CPNS Kabupaten Kota Magang Dengannya

“Meski belum dapat mencuri poin, saya berikan apresiasi kepada tim yang sudah bekerja keras dalam laga tersebut. Mengenai pertandingan, strategi yang sudah saya bicarakan dengan Coach Dragan sebenarnya sudah berjalan. Namun karena keasyikan menguasai bola dan fokus menyerang, justru membuat kami lengah dalam segi pertahanan,” jelas Resal saat melakukan konferensi pers usai pertandingan yang dilakukan secara virtual, Kamis (6/1), malam.

Baca Juga:  Jelang Liga 1 2022/2023, PSIS Segera Gelar Latihan

Menurut Resal, absennya beberapa pilar penting Laskar Mahesa Jenar cukup mempengaruhi hasil laga lawan Persija. Meski hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan, namun dia mengakui bahwa hal tersebut sangat berpengaruh.

“Memang absennya David Maulana, Bruno, dan beberapa pemain yang belum selesai menjalani karantina, ada juga yang cidera dan terkena akumulasi kartu. Saya akui itu berpengaruh terhadap hasil dalam laga lawan Persija,” tandas Resal.

Baca Juga:  PSIS Tahan Imbang Bhayangkara FC 1-1

Sementara, Legiun asing PSIS Wallace Costa menambahkan timnya sudah bermain maksimal dan bekerja keras. Namun, karena terlalu fokus di lini serang justru membuat lini belakang menjadi lemah.

“Tim sudah bekerja keras, semua sudah sesuai strategi. Namun, kurang fokusnya lini belakang membuat Persija leluasa bisa memanfaatkan hal tersebut dengan berhasil mencetak dua gol. Berkaca pada laga ini, kami harus evaluasi lagi dan memperbaiki untuk laga selanjutnya,” tambah Wallace. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *