Pemberangkatan Umrah Mulai Dibuka Lagi, Jamaah Diminta Sabar Tunggu Giliran

SEMARANG (Awal.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendukung langkah Kementerian Agama (Kemenag) untuk membuka kembali pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

Menurutnya, Kemenag harus mempersiapkan secara matang teknis aturan, termasuk karantina, transit penerbangan dan lainnya untuk antisipasi jemaah masa pandemi.

“Dibukanya kembali pemberangkatan umrah bagi jemaah Indonesia ini harus digodok matang, pentingnya regulasi tambahan yang mengatur itu, sehingga pemerintah daerah mendukung program tersebut. Tetap ada evaluasi,” ungkapnya, usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Jateng, Selasa (18/1).

Baca Juga:  PWI Jateng Berharap Kemelut Organisasi di PWI Pusat Berakhir

Gus Yasin, sapaan akrab Wakil Gubernur Jawa Tengah, mengimbau masyarakat yang hendak berangkat ibadah umrah agar bersabar terlebih dahulu,

“Yuk bersabar dulu, menunggu tahapannya, karena dari informasi masih ada permasalahan penerbangan yang masih transit di Dubai dan Uni Emirat Arab,” paparnya.

Wagub berharap pemberangkatan umroh ini agar diatur lagi. Dia meminta penerbangan jamaah umroh bisa langsung tanpa transit agar interaksinya bisa dijaga ketat.

Baca Juga:  Jaksa Agung ST Burhanuddin : Sinergi Kejaksaan dan Pemda Kunci Keberhasilan Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Sementara Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jawa Tengah, Endro Dwi Cahyono merespon positif kebijakan Pemprov Jateng yang membuka kembali pemberangkatan umrah.

“Alhamdulillah, dibuka kembalinya umrah sedang dibahas lebih matang, terkait keberangkatan, selanjutnya bagaimana SOP yang mengatur protokol kesehatannya juga seperti apa,” ungkap Endro.

Endro mendesak Kementerian Agama (Kemenag) agar mengevaluasi ulang skema satu pintu atau one gate policy (OGP). Evaluasi ini bisa mengacu pada  pemberangkatan umrah pada Desember lalu. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *