Kapolri Hadiri Launching Vaksinasi Merdeka Anak

JAKARTA (Awal.id) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri launching Vaksinasi Merdeka Anak di SDN 01 Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (5/1). 

Dalam kegiatan yang juga digelar secara serentak di 30 provinsi di Indonesia, Jendral Listyo Sigit memaparkan percepatan vaksinasi terhadap anak digelar sebagaimana tindaklanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin agar anak-anak Indonesia mendapatkan perlindungan dari ancaman virus Covid-19. Ditambah saat ini, muncul varian baru Omicron yang sudah menyebar ke ratusan negara, termasuk Indonesia.

“Sesuai arahan Presiden bahwa sudah haris mulai melaksanakan vaksinasi anak-anak, dan hari ini menjadi tekad kita dimana kebijakan dan perintah dari Pak Presiden ini bisa kita lakukan percepatan, karena kita lihat semakin hari dampak dari varian Omicron cukup mengkhawatirkan,” tanda Sigit dalam sambutannya.

Baca Juga:  Penjelasan Kapuspen TNI Soal Penembakan Danramil Aradide Papua oleh OPM

Sigit menjelaskan varian baru Omicron dapat bertransmisi dan menjangkit seseorang yang sudah divaksin. Untuk itu, pihaknya menegaskan percepatan vaksinasi, khususnya bagi anak-anak mau tak mau harus dilakukan, agar tak terjadi fatalitas jika terpapar varian omicron.

“Vaksinasi anak harus segera dilakukan percepatan agar dapat melindungi anak-anak Indonesia. Apalagi, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah mulai dibuka 100 persen,” jelas Sigit.

Sigit juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dan bersama-sama menghadapi varian Omicron. Adapun beberapa hal yang dilakukan, yakni dengan memperkuat pos-pos masuk negara, memperketat protokol kesehatan hingga percepatan vaksinasi.

Baca Juga:  Said Aqil Ingin Pilpres Damai, Bukan Dukung Salah Satu Capres

Mengenai pelaksanaan vaksinasi anak-anak, ia pun meminta seluruh provinsi dapat mempercepatnya. Sebab, vaksinasi adalah upaya menyelamatkan anak-anak Indonesia dari serangan virus Covid-19.

“Perlu diketahui anak-anak kita adalah generasi yang mengisi posisi penting di tahun 2045 karena tahun 2030 kita memiliki potensi 60 persen masyarakat kita berada di usia produktif. Untuk bisa mempersiapkan SDM unggul, mau tak mau anak-anak kita harus kita jaga dari risiko terkait munculnya varian baru atau varian-varian yg nanti muncul. Yang kita lakukan salah satunya memberikan kekebalan imunitas dengan vaksin,” tandas Sigit.

Baca Juga:  Kemensos Bantu 2.343 Paket Makanan Untuk Tenaga Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Sigit mengapresiasi kerja keras rekan-rekan, baik tenaga kesehatan, tenaga pengawas prokes dan tenaga vaksinator yang telah menjaga angka Covid-19 masih bisa terkendali.

Namun, ia pun tetap meminta semua pihak waspada dan tak boleh lengah dengan capaian penekanan laju Covid-19 yang saat ini sudah baik. Oleh sebab itu, pihaknya meminta penguatan protokol kesehatan, penegakan 3M, khususnya pemakaian masker dan melakukan akselerasi vaksinasi tetap terus dilakukan. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *