Dorong Diversifikasi Pangan Masyarakat, Wali Kota Hendi Tanam 6.100 Pohon Sukun

SEMARANG (Awal.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendorong terwujudnya diversifikasi pangan untuk masyarakat di wilayah Ibu Kota Jawa Tengah. Hal itu dilakukan dengan memantik gerakan penanaman sejumlah tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan makanan pengganti beras. 

Salah satu upaya yaitu, melalui penanaman serentak 6.100 pohon sukun yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang beberapa waktu lalu. Adapun Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyebutkan, project penanaman 6.100 pohon sukun di 16 kecamatan tersebut merupakan program jangkan panjang.

Baca Juga:  KH Hanief Ismail dan KH Anashom Kembali Pimpin NU Kota Semarang

Pasalnya, pohon sukun dengan tinggi 2 sampai 3 meter yang ditanam memiliki masa berbuah sekitar 3 tahun ke depan. Dia meminta ribuan pohon sukun yang ditanam oleh Pemerintah Kota Semarang saat ini bisa dijaga bersama oleh semua pihak, sehingga dapat benar-benar bermanfaat.

Hendi menekankan, selain sebagai upaya mendorong diversifikasi pangan, pemilihan pohon sukun ini didasari karena buah ini memiliki banyak manfaat, dan dapat memberi dampak positif bagi Kota Semarang.

“Sukun ini mengandung karbohidrat yang tinggi, jadi bisa untuk pengganti nasi. Selain itu pohon sukun karena daunnya banyak, jadi rindang dan bisa menghasilkan banyak oksigen, sehingga membuat Kota Semarang ini bisa semakin adem,” kata Hendi saat melakukan penanaman sukun di Rowosari, Tembalang, Selasa (2/11).

Baca Juga:  Nelayan Kendal Sebut Ganjar Capres yang Paham Persoalan Masyarakat

Di sisi lain, Hendi menyebutkan penanaman pohon sukun juga bisa sebagai upaya pencegahan longsor serta banjir. Dengan akar yang kuat, sukun mampu menyerap air dan menahan tanah.

“Untuk itu penanaman sukun ini juga cocok dilakukan pada wilayah perbukitan di Kota Semarang yang rawan longsor. Dengan akar yang kuat diharapkan dapat mampu berdampak pada pencegahan longsor pada daerah yang ditanami,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Buka Kanal Aduan THR 2023, Begini Cara Melapor

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Hernowo Budi Luhur menambahkan ke depan, pihaknya akan meneruskan program penanaman sukun hingga pada proses pengolahan.

“Sebagaimana disampaikan Wali Kota, tanaman ini mengandung karbohirat yang cukup dan bisa menjadi alternatif bahan pangan pengganti beras atau terigu. Ke depannya, kita akan olah menjadi tepung sukun, sehingga lebih awet dan tahan lama,” paparnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *