Dikalahkan Peraih Medali Perunggu PON XX pada Eksibisi Catur, Kadispora Kota Semarang Penasaran Ingin Revans

SEMARANG (Awal.id) – Ada pemandangan yang menarik saat pelaksanaan Kejuaraan Beregu Antar Klub se-Kota Semarang di Balai Rukun Warga (RW) 2 Sentono, Semarang, Minggu (7/11).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Semarang Suhindoyo SE MM usai membuka kejuaraan catur beregu menyempatkan diri untuk melakukan pertandingan eksibisi. Tidak tanggung-tanggung, lawan yang dihadapi adalah pecatur wanita andalan Percasi Provinsi Jawa Tengah, Zahra Chumaira Amelia SPd MFM.
Di kalangan pecatur wanita, nama Zahra bukan nama asing. Zahra bersama dua rekannya, Shanti Nur Abidah dan Angel Ruth ini merupakan peraih medali perunggu untuk kontingan Jateng di nomor catur beregu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, baru lalu.
Mungkin menasaran untuk membuktikan keperkasaan Zahra dala memainkan biji-biji caturnya, Suhindoyo pun langsung mengajak eksibisi (uji coba) melawan pecatur cantik tersebut.
Pada uji coba tersebut, Zahra memegang biji warna putih dan Kadispora memegang buah hitam. Pada eksibisi itu akhirnya dimenangi Zahra.
Kekalahan di laga eksibisi ini membuat Suhindoyo merasa penasaran untuk mencoba melawan Zahra lagi. Namun, akibat keterbatasan waktu, lanjutan uji coba ini tidak bisa dilakukan.

Kadispora Kota Semarang, Suhindoyo SE MM berdialog dengan Ketua Percasi Kota Semarang Didik Saktiaji SKom dan Ir Eko Budi Santoso ST
Kendati demikian, Suhindoyo menjanjikan akan mengundang Zahra di lain waktu untuk kembali melakukan adu strategi dalam mengatur pertahanan dan penyerangan dalam olahraga otak tersebut.
“Saya dikalahkan Zahra dalam pertandingan eksibisi catur tadi. Saya masih penasaran, kok bisa kalah ya. Saya ingin melakukan revans atas kekalahan ini, kapan-kapan Zahra akan saya untuk melanjutkan pertandingan catur nanti,” kata Suhindoyo.
Suhindoyo mengaku sangat senang dengan olahraga catur ini. Kehadirannya untuk memenuhi undangan panitia pertandingan sekaligus membuka secara resmi Kejuaraan Beregu Antar Klub se-Kota Semarang tidak terlepas dari rasa cinta kepada olahraga catur.
Demi memajukan percaturan di Kota Semarang, pihaknya meminta agar Pekan Olahraga Warga Kota Semarang (Porwakos) dihidupkan kembali. Porwakos sendiri mempertandingkan sejumlah olahraga, salah satunya adalah catur. (*)




















