Muhammadiyah Demak Gandeng Pemdes Dan Dinkes Siap Tuntaskan Vaksinasi

Muhammadiyah gelar vaksinasi massal di Gedung Serbaguna Desa Kenduren, Kecamatan Wedung

DEMAK (Awal.id) – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Demak bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak dan Pemerintah Desa Kenduren, berkomitmen siap tuntaskan 100% Kenduren tervaksinasi.

Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Kenduren, vaksinasi massal, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Demak Suali mengatakan, saat ini di Kenduren sudah 79% warga yang tervaksin, dan Muhammadiyah siap menuntaskan. Sabtu (23/10).

“Kita harus bersama mensukseskan vaksinasi pemerintah. Karena negara masih dirundung pandemi,” kata Suali dalam sambutannya.

Baca Juga:  Bank Jateng Lakukan Ekosistem Pengembangan UMKM

Suali berharap, dengan bertambahnya jumlah vaksinasi, semua tetap sehat dan selamat dari Covid-19.

“Mudah-mudahan semuanya sehat,” imbuhnya.

Vaksinasi massal tersebut merupakan program Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama dengan Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dengan tujuan membantu percepatan vaksin di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua MPKU PP Muhammadiyah, Agus Samsudin, menyampaikan, muhammadiyah bekerjasama dengan USAID akan terus membantu percepatan vaksinasi, dan muhammadiyah akan selalu memberikan kontribusi positif untuk kebaikan semua, termasuk dalam percepatan vaksin.

Baca Juga:  Hari Santri, ASN Pemprov Jateng Ngantor Sarungan

Menurutnya, pasien-pasien di rumah sakit secara bertahap mulai berkurang, ia optimis keadaan akan terus membaik.

“Keadaan mulai membaik, tapi pandemi belum selesai, kita tetap harus menerapkan 5M,” ungkap Agus.

Di kesempatan yang sama, District Manager (DM) Kabupaten Demak, Moh Ilyasi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini juga akan diadakan di beberapa daerah di Kab. Demak, dengan dukungan Pemdes dan Dinkes Demak.

“Target kami 3000 warga tervaksin, atas dukungan Pemdes dan Dinkes Demak, acara berjalan dengan lancar,” ujar Ilyasi.

Baca Juga:  Pencuri Handphone di Stasiun Poncol Ternyata DPO Kasus Pencurian Motor

 

 

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *