Terbang ke Aceh dan Sumut, Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Door to Door
SEMARANG (Awal.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Aceh dan Sumatera Utara, Kamis (16/9).
Pada kunkernya tersebut, Jokowi akan meninjau pelaksaan vaksinasi dari pintu ke pintu atau door to door dan memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Jokowi dan rombongan telah bertolak dari Jakarta sejak 06.30 WIB. Mereka terbang menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
“Setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Presiden akan langsung menuju Desa Lambro Bileu, Kecamatan Kuta Baro, untuk meninjau kegiatan vaksinasi bagi masyarakat secara pintu ke pintu,” dikutip dari keterangan tertulis Sekretariat Presiden.
Jokowi juga akan meninjau vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren/Dayah Istiqamatuddin Darul Mu’arrif, Kabupaten Aceh Besar. Vaksinasi di lokasi itu ditujukan bagi santri dan pelajar.
Kemudian, mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo itu akan memberi pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seluruh Aceh.
Usai kegiatan itu, Jokowi akan terbang ke Sumatera Utara.
Rencananya, Jokowi bakal mengecek vaksinasi Covid-19 di Dusun 1, Desa Emplasmen Kuala Namu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Ia pun hendak meninjau vaksinasi Covid-19 di SMKN 1 Beringin.
“Setelahnya, Presiden juga akan menuju SMKN 1 Beringin, Kabupaten Deli Serdang, untuk meninjau kegiatan vaksinasi bagi para pelajar,” tulis Setpres.
Politikus PDIP itu akan kembali ke Jakarta pada sore hari. Sebelum pulang, ia menyempatkan waktu untuk memberi pengarahan kepada Forkopimda seluruh Provinsi Sumatra Utara.
Sebelumnya, Jokowi melakukan sejumlah kunjungan kerja usai pelonggaran pembatasan. Ia berkeliling ke daerah-daerah untuk meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelajar dan masyarakat umum.
Pekan lalu, Jokowi maraton kunjungan kerja ke tiga provinsi. Ia menyambangi Sulawesi Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah dalam lima hari. (is)



















