Jaga Performa dan Usia Mesin, Komunitas Otomotif Andalkan Pertamax

Sejumlah komunitas otomotif kini sudah mulai beralih menggunakan Pertamax sebagai bahan bakar kendaraannya. (Foto:Ist)
Sejumlah komunitas otomotif kini sudah mulai beralih menggunakan Pertamax sebagai bahan bakar kendaraannya. (Foto:Ist)

SEMARANG (Awal.id) – Sebagai salah satu langkah menjaga kekuatan mesin, bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menjadi pilihan utama sejumlah komunitas otomotif.

Seperti halnya Komunitas Corolla Twincam Semarang, anggotanya rajin menggunakan Pertamax guna menjaga performa mesin mereka, khususnya saat melakukan touring.

Humas Corolla Twincam Owners Club Sub Regional Semarang, Wibowo mengatakan, penggunaan Pertamax membuat ruang mesin tetap terjaga bersih dari kerak. Selain itu, penggunaan pertamax juga dinilai lebih irit karena pembakaran lebih sempurna sekaligus ramah lingkungan.

“Jelas pakai Pertamax itu mesin lebih bersih, karena pembakarannya sempurna. Saya dan teman-teman kalau touring jarak jauh pasti pakai Pertamax, karena juga lebih irit kalau dihitung-hitung,” katanya.

Menurut Wibowo, performa mesin saat menggunakan Pertamax juga terasa saat mobil harus melewati medan yang naik turun. Pasalnya, selama ini touring yang dilakukan komunitas yang berdiri sejak enam tahun lalu ini  tidak hanya di wilayah Jawa Tengah, tetapi juga sampai ke luar wilayah Jateng.

Baca Juga:  Jadi Perbincangan Jagad Maya, Ini Arti di Balik Kostum Squid Game

“Teman-teman itu kalau touring kan juga adu cepat. Apalagi kalau lewat jalan yang naik turun kayak di Karanganyar (Jateng), itu kerasa performanya kalau pakai Pertamax,” ungkapnya.

Kendati demikian, lanjutnya, kegiatan touring dalam setahun terakhir terhenti akibat adanya pandemi virus corona. Menurutnya, karena menggunakan Pertamax, selama ini ia hanya melakukan service ringan dan ganti oli tanpa harus melakukan perawatan mesin berlebih.

“Kalau pakai Pertamax perawatannya kan lebih mudah dan murah. Tidak perlu service yang berat-berat,” ujar Wibowo.

Pihaknya juga berharap agar pandemi virus corona ini cepat berakhir, sehingga club yang memiliki lebih dari 500 anggota di Jawa Tengah ini bisa Kembali melakukan aktifitas seperti biasa.

Baca Juga:  Bencana Banjir Rob Pantura Jateng, Ferry  Dukung Penanganan Terpadu Jangka Panjang Antardaerah

“Kita biasanya setahun mengadakan kegiatan tiga kali. Rencana kalau pandemi berakhir kita mau adakan pertemuan di Lampung,” jelas Wibowo.

Responsif

Senada dengan hal itu, Pengurus Paguyuban Biker Semarang, Miftakhul Faizan mengatakan, penggunaan Pertamax pada motor membantu performa mesin lebih responsif. Apalagi motor-motor keluaran baru dengan menggunaan teknologi injeksi.

“Pakai Pertamax itu tarikannya lebih responsive, apalagi untuk motor keluaran baru memang disarakan harusnya pakai Pertamax,” ujarnya.

Menurutnya, kesadaran pengguna motor untuk menggunakan BBM sesuai standar sudah semakin baik. Kendati demikian, tidak ada paksaan di dalam komunitasnya untuk menggunakan BBM yang lebih ramah lingkungan.

“Temen-temen sudah paham, kalau memakai Pertamax pasti lebih bagus untuk mesin. Bahkan, beberapa juga coba pakai Pertamax Turbo supaya lebih bagus lagi,” tukasnya.

Baca Juga:  Direktorat Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTGU Tambak Lorok, Pasokan Listrik untuk Idulfitri 1446 H Dipastikan Aman

Miftakhul Faizan menambahkan, pihaknya juga mendukung penerapan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 20 Tahun 2017 tentang Penerapan Bahan Bakar Standar Euro 4.

Namun demikian, pihaknya meminta pemerintah juga memberikan insentif, khususnya pengguna motor yang berasal dari kalangan menengah ke bawah.

“Kita mendukung penggunaan BBM ramah lingkungan. Tapi mungkin juga perlu dipikirkan untuk pengguna yang dari kalangan menengah ke bawah,” tegasnya.

Sementara, Ketua Paguyuban Komunitas Otomotif Semarang (Kosmos), Dedy Setyabudi mengatakan, mobil-mobil keluaran baru lebih baik menggunakan Pertamax guna menjaga usia mesin.

“Kalau dari segi biaya tidak terlalu beda. Tapi pakai Pertamax itu busi lebih bersih dan kerak mesin lebih sedikit,” tandasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *