Jadi Cabor Andalan, Wushu Jateng Ditarget Raih 3 Emas di PON XX Papua

SEMARANG (Awal.id) – Plt Ketua KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana merasa yakin atlet cabang olahraga wushu bisa menunjukkan prestasi terbaiknya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, 2-15 Oktober mendatang.
”Saya berharap, wushu tidak hanya bisa meraihkan tiga medali emas saja, kalau bisa lebihi target tersebut. Target ini tidak berlebihan, jika melihat mental dan fisik atlet wushu yang semakin meningkat,” kata Bona melepas para atlet wushu, ofisial dan pelatih wushu Jateng yang berlaga di PON XX, di Semarang, Senin (20/9).
Hadir juga dalam acara pelepasan itu, Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jateng Daniel Budi Setyawan dan Ketua Harian Pengprov Wushu Jateng Sudarsono, serta beberapa pengurus KONI lainnya.
Bona mengakui wushu merupakan cabang olahraga yang diandalkan untuk meraih medali emas sebanyak mungkin di PON 2021. Apalagi, lanjutnya, seluruh atlet wushu dalam kondisi siap tempur.
“Dengan modal persiapan yang matang, saya optimis atlet wushu Jateng mampu berbicara banyak di even olah raga terbesar di Tanah Air ini,” paparnya.
Dukungan moral untuk meraih prestasi terbaik itu diamini para atlet, ofisial dan tim pelatih wushu Jateng. Mereka menyatakan kesiapannya untuk menyumbangkan medali emas bagi kontingan Jawa Tengah di pesta olahraga akbar nasional empat tahunan tersebut.
Maksimalkan Peluang
Ketua Umum Pengprov WI, Daniel Budi Setyawan menyatakan seluruh atlet wushu Jateng dalam kondisi siap tempur. Secara umum kondisi atlet dan persiapannya lebih bagus, bila dibandingkan saat keikutsertaannya di PON sebelumnya.
”Mental dan fisik mereka kini lebih matang. Kami berharap mereka bisa memaksimalkan peluang ini, untuk meraih prestasi yang membanggakan,” tujar Daniel.
Sementara Ketua Harian Pengprov WI Jateng, Sudarsono menambahkan sebanyak 22 atlet wushu akan bertolak ke Papua untuk membela panji-panji Jateng. Mereka akan tampil di sejumlah nomor, seperti Sanda dan Taolu dari berbagai kelas.
”Sikap optimistis harus digelorakan dalam jiwa para atlet. Tujuannya satu, menjadi atlet terbaik dengan meraih medali emas,” pesannya.
Menyinggung daerah pesaing Jateng, Sudarsono menyebut DKI, Jabar, Sumut dan Jatim, terutama dalam nomor Sanda. (*)



















