Mereka Bicara Sosok Soegiarin, Jurnalis yang Viralkan Kemerdekaan Indonesia dan Dimakamkan di Bergota

Makam Soegiarin di TPU Bergota Semarang dikunjungi Gubernur Jateg, Ganjar Pranowo, Sabtu (14/8)
Makam Soegiarin di TPU Bergota Semarang dikunjungi Gubernur Jateg, Ganjar Pranowo, Sabtu (14/8)

SEMARANG (Awal.id) – Tidak banyak yang tahu sosok Soegiarin. Padahal dia tokoh penting bagi kemerdekaan Republik Indonesia. Makamnya ada di TPU Bergota Semarang.

Semasa hidupnya, Soegiarin adalah seorang jurnalis di masa penjajahan, yang menyebarkan berita kemerdekaan Republik Indonesia menggunakan morse ke seluruh dunia.

Ketua Komunitas Photocycling, Chandra Adi Nugroho, mengatakan, peran Soegiarin bagi kemerdekaan Indonesia sangat besar. Di buku sejarah, nama Soegiarin tercatat sebagai salah satu pihak yang memiliki peranan penting.

“Namun banyak orang yang belum tahu kisah perjuangannya, kondisi makamnya saja seperti ini, sangat sederhana. Untuk itu kami para pewarta ini mengangkat kisah Soegiarin, agar sosoknya lebih dikenal dan mungkin ada pengakuan,” kata Chandra Adi Nugroho, Ketua Komunitas Photocycling, yang diajak Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ziarah ke makam Soegiarin di TPU Bergota Semarang, Sabtu (14/8).

Baca Juga:  Lunas PBB 2022, Bupati Kendal Beri Penghargaan kepada Desa Bojonggede

Di mata Gubernur Ganjar sendiri, Soegiarin adalah tokoh penting dalam kemerdekaan. Kalau tidak ada Soegiarin, mungkin proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tidak banyak orang tahu.

“Kalau zaman sekarang, beliau inilah yang memviralkan kemerdekaan Indonesia. Saya tidak membayangkan, kalau waktu itu tidak diviralkan, mungkin dunia tidak tahu bahwa Indonesia sudah merdeka atau belum,” kata Ganjar.

Menurut cerita Soegiarno, adik Soegiarin, sosok kakaknya adalah jurnalis yang bekerja di Domei (sekarang jadi kantor berita Antara) milik Belanda.

Baca Juga:  Pastikan Tak Angkut Penumpang, Ganjar Nekat Panjat Truk Tertutup Terpal

Soegiarin, lanjut Soegiarno, diperintah Adam Malik untuk menyelinap di kantor Domei dan menyiarkan kemerdekaan ke seluruh dunia. Waktu itu tidak mudah, karena Domei dijaga ketat oleh pasukan Jepang.

“Dan kita patut berbangga, karena kakak saya yang orang Jawa Tengah berhasil menyiarkan kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia,” jelasnya sambil terbata.

Tak lupa Soegiarno yang kini berusia 92 tahun, berpesan pada generasi penerus bangsa untuk terus menjaga persatuan. Menurutnya, negara yang hebat bukan negara yang ekonomi atau senjatanya kuat, namun negara yang hebat adalah negara yang seluruh rakyatnya bersatu.

Baca Juga:  Cek Banjir Brebes, Gubernur Siap Beri Bantuan Rehab Rumah Hingga Peralatan Sekolah

“Yang penting itu persatuan. Untung sekali negara kita masih tercengkram Pancasila, jadi semua bersatu. Hanya Pancasila, nggak ada yang lain. Semoga kita semua diberi kesehatan untuk menyaksikan kejayaan bangsa ini,” pungkasnya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *