Borong Buah di Pasar Tawangmangu, Gubernur Ganjar: Buah Ini untuk Nakes yang Bertugas

BOYOLALI (Awal.id) – Di sela-sela pemantauan kesiapan Kabupaten Karangayar dan Boyolali terhadap penanganan Covid-19, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan diri untuk mengunjungi Pasar Tawangmangu, Selasa (27/7).
Orang pertama di jajaran Pemerintahan Provinsi Jateng itu sempat memantau kegiatan ekonomi rakyat dengan menelusuri sejumlah los di pasar tradisional tersebut.
Gubernur berambut putih itu pun menyempatkan diri untuk mampir di beberapa pedagang buah, dan memborong buah jeruk, pisang, dan pir.
“Jeruke pak monggo, niki jeruk Tawangmangu,” rayu ibu-ibu pedagang saat melihat Gubernur Ganjar melintas di lapaknya.
Ganjar pun langsung mendatangi lapak pedagang buah itu dan memborong 10 kilogram jeruk. Melihat aksi ini, para pedagang buah lain pun tidak mau kehilangan momentum penting tersebut, dan mereka pun menawarkan dagangannya kepada sang gubernur.
“Pak salak pak, salak Tawangmangu. Pisang pak Gubernur, ini ada pisang Bawen juga,” sahut pedagang lainnya.
Ganjar pun dengan nada semringah, menegur satu per satu pedagang buah, sambil tak lupa membeli dagangan mereka.
“Sekalian kita beli lah (dagangan), saling menolong dengan cara membeli produk mereka. Sekarang banyak warga yang melakukan semacam itu, agar ekonomi tumbuh pedagang tetap bisa berdagang,” tandas Ganjar.
Ganjar mengatakan buah-buah yang dibelinya ini nantinya akan diberikan kepada petugas tenaga kesehatan (Nakes) yang telah bekerja keras dalam membantu pemerintah untuk memerangi pandemi Covid-19.
Pada kesempatan itu, Ganjar berpesan kepada para pedadang agar tetap semangat dalam menjalani pandemi Covid-19. Tak lupa, politikus asal PDI Perjuangan itu mengingat para pedangan untuk menjaga protokol kesehatan dan mengonsumsi asupan gizi agar imun tubu tetap terjaga.
“Apresiasinya tidak banyak, tadi dari Tawangmangu beli oleh-oleh buah-buah segar, biar juga bikin mereka segar,” imbuh Ganjar yang mengaku usai meninjau RS Khusus Covid-19 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (is)



















