Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro Siapkan 8 Water Canon, Semprot Desinfektan di Wilayah Kudus

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi Kabupaten Kudus.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi Kabupaten Kudus.

KUDUS (Awal.id) – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dan melaksanakan apel besar dalam penangan Covid-19 di Kabupaten Kudus. Apel besar ini digelar di Alun-alun Simpang 7, Kabupaten Kudus.

Pada apel besar penanganan Covid di Kabupaten Kudus itu Kapolda  didampingi oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Dirintelkam, Dirlantas, Dirsamapta, Dirbinmas, Dirkrimsus, Dansatbrimob, Kabidhumas dan Kabiddokkes, serta Asops Kodam, Asintel Kodam dan Danrem 073 Makotarama Salatiga

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi menjelaskan, dari data Pemprov Jateng, Kabupaten Kudus menempati posisi pertama dalam kasus aktif Covid-19 per 3 Juni 2021, dengan jumlah 1.398 kasus.

Total yang telah konfirmasi di Kabupaten Kudus berjumlah 7.975 orang, sembuh 5.918 orang, dan meninggal dunia 659 orang. Ini berbanding terbalik dengan ketersediaan tempat tidur di 7 rumah sakit yang ada di wilayah Kudus, yaitu semakin menipis dari 393 tempat tidur isolasi covid, sudah terisi 359 tempat tidur (91%) dan ruang icu dari jumlah 41 tempat tidur, sudah terisi 38 tempat tidur (92%).

Kondisi ini membuat Kabupaten Kudus dalam kondisi yang kurang baik, jika terjadi penambahan kasus aktif, karena rawan terjadinya kekurangan tempat tidur di rumah sakit.

“Covid-19 merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, TNI ataupun Polri saja. Mari kita bersama-sama memutus mata rantai Covid-19, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, oleh karena itu kita semua harus bergerak bersama,” kata Kapolda.

Menurut Kapold, saat ini pemerintah, TNI dan Polri membutuhkan peran serta dari masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 ini. Minimal di  antaranggota masyarakat saling mengingatkan untuk disiplin terhadap protokol kesehatan, yaitu 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

“Dengan mematuhi 3 M tersebut, kita sudah turut mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19,” papar Luthfi.

Kapolda Ahmad Luthfi bersama dengan Kodam IV Diponegoro menambahkan pihaknya telah menyiapkan 8 Water Canon untuk melakukan penyemprotan secara massal di semua tempat yang ada di Kabupaten Kudus.

“8 Water Canon ini akan berjalan 3 hari sekali di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Dengan cara pola berjalan sesuai dengan arah, pertama untuk menyehatkan situasi, kedua memberikan wawasan kepada masyarakat, ketiga PPKM Mikro harus lebih maksimal dalam penangan Covid di Kudus ini,” ucap Luthfi.

Luthfi menegaskan saat ada enam desa yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Kudus ini. Untuk menjaga wilayah zona merah itu, Polda Jateng tela hmenerjunkan satu SSK pasukan Brimob. Harapannya, tidak ada warga yang keluar kemana pun selama isolasi mandiri ini. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *