Gelar Siaran Langsung Praktik Resusitasi Jantung Paru, Gmedia Gandeng RSIA Anugerah Semarang

SEMARANG (Awal.id) – Memiliki kesamaan misi untuk memberikan literasi informasi yang benar melalui media digital, GMedia, internet service provider terkemuka, mengandeng Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Anugerah Semarang dalam acara siaran langsung awam mengenai tindakan resusitasi jantung paru (RJP) atau dalam bahasa Inggris CPR (cardiopulmonary resuscitation), bagi masyarakat awam.

Siaran ini bisa disaksikan melalui official akun @rsiaanugerahsmg pada Sabtu (12/6/2021), mulai pukul 16.00 WIB. Tim Instalasi Gawat Darurat RSIA Anugerah akan memeragakan dan mempraktikkan teknik dasar RJP.

“Kami mengangkat acara siaran langsung tentang resusitasi jantung paru karena ingin memberikan edukasi kepada masyarakat awam bagaimana harus bersikap dalam memberikan bantuan hidup dasar seperti napas buatan pada orang yang henti napas, maupun pemberian kompresi dada pada korban yang henti jantung, sehingga menyelamatkan nyawa keluarga ataupun korban yang kita temukan di mana pun,’’ kata dr Indra Adi Susianto MSi Med SpOG, penggagas program Live IG Literasi Informasi Kesehatan RSIA Anugerah.

Dokter Indra menjelaskan, dalam keseharian, kita bisa saja menemukan kejadian seseorang yang pingsan dan kehilangan kesadaran tiba-tiba, korban kecelakaan di jalan, korban tenggelam ataupun seseorang yang mengalami serangan jantung, sehingga mengalami henti jantung dan tidak mampu bernapas secara normal.

Kerusakan Otak

Dokter Indra mengatakan, terhentinya aliran darah atau pernapasan bisa memicu kerusakan otak yang dapat mengakibatkan seseorang meninggal hanya dalam hitungan  delapan menit apabila tidak segera mendapatkan pertolongan pertama. Kondisi ini pula yang merenggut nyawa penyanyi campursari, Didi Kempot.

Karena itulah mengapa teknik RJP penting diketahui dan dikuasai masyarakat awam, karena pertolongan pertama melalui RJP dapat menjaga aliran darah tetap aktif dan memperbesar kemungkinan keberhasilan resusitasi saat staf medis tiba di lokasi.  Sayangnya, masyarakat awam banyak yang belum paham apa itu RJP, dan kalaupun tahu, mereka ragu-ragu melakukan tindakan tersebut untuk menolong orang lain.

‘’Kemampuan menguasai teknik RJP sangat penting dimiliki oleh semua orang. Tak hanya petugas medis, masyarakat awam pun disarankan untuk memahami proses kerja dan teknik RJP, terutama  bagi mereka yang bekerja di area publik,” kata Dokter Indra.

Selain itu, saat pandemi Covid 19 seperti sekarang, masyarakat juga mempertanyakan, bolehkah melakukan RJP, baik oleh tenaga medis maupun orang awam. Mungkinkah orang yang memberikan pertolongan bisa tertular saat melakukan RJP? Bagaimana stategi agar terhindar virus Covid-19 saat melakukan RJP pada pasien Covid-19?

‘’Semua jawabannya, bisa disaksikan di siaran langsung, besok Sabtu. Jadi jangan sampai terlewatkan. Yang ingin bertanya, juga boleh, karena siarannya interaktif,‘’ kata dokter spesialis obstetri ginekologi ini.

RSIA Anugerah Semarang  sendiri menghadirkan program  siaran langsung interaktif  bermuatan literasi informasi kesehatan di official akun Instagram @rsiaanuerahsmg sejak awal April 2021. Program yang diadakan setiap Sabtu sore pada pukul 16.00, berkolaborasi dengan GMedia,  hingga saat ini sudah memasuki Episode ke-10.

Berbagai tema kesehatan diangkat dalam kesempatan tersebut, seperti tabukah seks saat hamil, pentingnya vitamin saat kehamilan, benjolan pada payudara, perlukah usus buntu dioperasi, cara menyusui yang benar dan sebagainya.

Hadir sebagai narasumber adalah dokter spesialis ataupun tenaga medis yang kapabel sesuai tema yang diangkat dari RSIA Anugerah. Tujuan diselenggarakan program siaran langsung ini agar masyarakat bisa mendapatkan akses informasi serta pelayanan kesehatan yang tepat dan benar. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *