Tim Penyelam Telusur Waduk Kedung Ombo Selama 3,5 Jam, Dua Korban Perahu Tenggelam Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan mencari korban perahu tenggelam di Waduk Kedung Ombo
Tim SAR gabungan mencari korban perahu tenggelam di Waduk Kedung Ombo

BOYOLALI (Awal.id) – Hingga Minggu petang (16/5), dua dari sembilan korban perahu tenggelam di Waduk Kedung Ombo, Boyolali, belum diketemukan.

Tim SAR gabungan untuk sementara menghentikan sementara pencarian dua korban. Pencarian korban kembali akan dilakukan Senin besok (17/5).

Menurut Kepala Bidang Darurat BPBD Kabupaten Boyolali Kurniawan Fajar Prasetyo pada pencarian Minggu (16/5), tim SAR hanya menemukan satu orang korban. Dua korban lain, hingga Minggu petang belum diketemukan, sehingga tim SAR terpaksa menghentikan sementara pencarian terhadap dua korban yang tersisa.

Menurut Kurniawan, dua korban yang belum ditemukan atas nama Jalal (1), warga Pilangrejo Boyolali dan Nikem Safitri (10), warga Gobrogan.

Dia mengatakan, pencarian korban dengan penyelaman dimulai pukul 14.00 WIB dengan memperluas jaraknya dengan kedalaman air di atas 15 meter atau ditambah 10 meter kedalamannya. Kendati sudah ditelusur hingga ke dasar waduk selama tiga setengah jam, tim SAR belum menemukan kedua korban tersebut.

“Kami hentikan pencarian dua korban perahu tenggelam yang belum ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB. Penghentian ini pengingat stamina para penyelam,  yang tadi melakukan penambahan area dan kedalaman pencarian korban,” paparnya.

Kendati pencarian dengan penyelaman dihentikan sementara, lanjut Kurniawan, tim SAR tetap melakukan pencarian melalui kegiatan senyap patroli di sepanjang area Kedung Ombo.

“Kami akan telusuri korban dengan menggunakan perahu karet dengan membawa jaring dan membawa lampu penerangan,” kata Kurniawan.

Dia menjelaskan, jumlah korban kecelakaan air perahu tenggelam di Kedung Ombo Boyolali, sudah ditetapkan sebelumnya sebanyak 9 orang hilang.Tujuh dari korban tenggelam sudah ditemuka dalam kondisi meninggal.

“Kami terakhir telah menemukan satu korban atas nama Destri Pramaswati (8), warga Desa Pilangrejo Kecamatan Juwangi Boyolali, pada pukul 07.15 WIB, dan masih ada dua korban lagi atas nama Jalal (1) warga Pilangrejo Juwangi Boyolali dan Nikem Safitri (10), warga Grobogan yang belum ditemukan,” ujarnya.

Menyinggung soal kendala dalam pencarian korban, Kurniawan mengatakan kontur danaunya berbukit, jarak pandang semakin dalam semakin gelap, dan arus bawah tidak ada tetapi banyak tonggak serta jaring keramba. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *