8 Kawasan Mudik Lokal pada 6-17 Mei 2021

JAKARTA (Awal.id) – Kementerian Perhubungan menegaskan kegiatan mudik lokal hanya berlaku di wilayah aglomerasi, yakni kabupaten/kota tertentu yang berdekatan. Namun, protokol kesehatan tetap harus tetap dilaksanakan.

“Mudik lokal merupakan pengecualian periode larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, di Jakarta, Selasa (4/5).

Menurut Adita, di wilayah aglomerasi, pergerakan masyarakat dan transportasi masih dibolehkan dengan pembatasan kapasitas, frekuensi, serta jam operasional.

Wilayah aglomerasi ini, lanjut dia, berjumlah delapan daerah. Namun, masyarakat di luar tempat-tempat itu tidak boleh sama sekali melakukan mudik.

“Apabila masyarakat melanggar, siap-siap petugas bakal melakukan sanksi berupa putar balik ataupun hukum sesuai ketentuan berlaku,” paparnya.

Korlantas Polri, Kabag Operasional Korlantas Kombes Rudy Antariksawan mengatakan, pihaknya tidak akan menindak pengemudi yang bepergian masih di dalam wilayah aglomerasi itu.

“Termasuk wisata itu kan juga boleh, tetapi untuk lokal. Orang lokal boleh di situ dan ada kapasitas 50 persen,” kata Rudi.

Berikut delapan wilayah yang diperbolehkan mudik, menurut Kementerian Perhubungan:

  1. Medan Raya: Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo
  2. Jabodetabek: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi
  3. Bandung Raya: Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat
  4. Semarang Raya: Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, Purwodadi
  5. Yogyakarta Raya: Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
  6. Solo Raya: Kota Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Karanganyar, Sragen
  7. Surabaya Raya: Surabaya, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo
  8. Makassar Raya: Makassar, Takalar, Maros, Sungguminasa (is)
Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *