Selama Ramadan dan Idul Fitri 1442 H, Stok LPG Wilayah Jateng dan DIY Aman

Stok LPG untuk Ramadan dan Lebaran 2021 menumpuk di depot-depot Pertamina.
Stok LPG untuk Ramadan dan Lebaran 2021 menumpuk di depot-depot Pertamina.

SEMARANG (Awal.id) – Stok LPG selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1442 H, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pasokan LPG selama Ramadan dan Idul Fitri 1442 H aman,” kata Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibilty (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho di Semarang, Selasa (27/4).

Brasto Galih Nugroho mengakui bahan bakar LPG merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat,  baik pada masa normal maupun pandemi, terlebih pada momen-momen khusus seperti bulan puasa dan Lebaran.

Baca Juga:  Pelebaran Jalan Sriwijaya, Ketua DPRD Kota Semarang Berharap Bisa Rampung Tahun Ini.

Menurut Brasto, unit operasi dan lembaga penyalur di Jawa Bagian Tengah bekerja optimal agar pendistribusian LPG ke masyarakat dapat berjalan sesuai yang harapan.

Dia menjelaskan Pertamina telah memiliki Depot LPG di Kabupaten Cilacap dan Depot LPG yang bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta di Kota Semarang.

“Kami juga memiliki 51.677 pangkalan LPG PSO dan 9.004 outlet LPG non-PSO yang ada di Jawa Tengah dan DIY yang siap menyuplai kebutuhan LPG untuk masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kondisi Terkini Laskar Mahesa Jenar, 12 Pemain Positif dan 3 Ofisial Terpapar Covid-19

Di sisi lain, kata Brasto, Pertamina juga telah mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan permintaan LPG saat Ramadan dan Lebaran.

Untuk itu, lanjutnya, Pertamina akan terus memantau perkembangan di lapangan. “Jika diperlukan, kami akan melakukan penambahan LPG secara fakultatif sesuai kebutuhan,” paparnya.

Dia memprediksi menjelang puncak Idul Fitri permintaan masyarakat terhadap LPG akan meningkat sebesar 9 persen dari rentang dua pekan sebelum.

“Saat ini rata-rata konsumsi harian produk LPG di wilayah Jawa Tengah berada di angka 3.875 Metric Ton (MT) per hari dan rata-rata konsumsi harian LPG di DIY berada di angka 450 MT per hari,” tandasnya.

Baca Juga:  Pabrik Pengolahan Pupuk di Mranggen Terbakar, Para Pasien RS Pelita Anugerah Dievakuasi

Brasto mengimbau masyarakat agar mengutamakan produk LPG nonsubsidi atau BrightGas, karena produk subsidi LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu atau prasejahtera.

“Apabila konsumen membutuhkan informasi seputar ketersediaan LPG maupun produk dan layanan lainnya, mereka dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135,” katanya. (*)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *