Lagi-lagi Ganjar Bikin Ger-geran, Kali Ini di Depan Anak-anak Panti Asuhan Al Mustaghfirin

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sambil gowes sore mengunjungi Panti Asuhan Al Mustaghfirin di Bangetayu Wetan, Genuk, Kota Semarang, Kamis (14/4)
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sambil gowes sore mengunjungi Panti Asuhan Al Mustaghfirin di Bangetayu Wetan, Genuk, Kota Semarang, Kamis (14/4)

SEMARANG (Awal.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memanfaatkan bulan Ramadan sebagai ajang meningkatkan silaturahmi ke berbagai tempat.

Setelah dua hari sebelumnya mengunjungi Panti Wreda, pada hari ketiga Ramadan ini, gubernur berambut putih itu mengunjungi Panti Asuhan Al Mustaghfirin di Bangetayu Wetan, Genuk, Kota Semarang, Kamis (15/4).

Para santri yang menghuni panti asuhan langsung antusias begitu Ganjar tiba dengan bersepeda. Mengingat suasana masih pandemi, Ganjar langsung mengingatkan agar mereka menjaga jarak dan memakai masker dengan baik.

“Hayo maskernya dipakai, jaraknya dijaga ya, ini lagi pada ngaji ya?,” sapa Ganjar.

Kepada Ganjar, pengasuh panti, Sahal Mahfud menjelaskan, PA Al Mustaghfirin berdiri sejak 1993. “Total ada 63 anak, mulai dari balita sampai kuliah. Di sini sudah berdiri sejak 1993 pak. Yang asrama laki-laki ada di sisi samping masjid,” kata Sahal sembari menunjukkan asrama pada Ganjar.

Usai paparan singkat, Sahal lantas menunjuk salah satu santri yang rupanya pernah bertemu Ganjar beberapa waktu silam.

“Santri ini ada kenangan dengan Pak Gubernur, dulu ditanya bapak cita-citanya jadi apa dia jawab pengin jadi ambulans,” tutur Sahal pada Ganjar.

Ganjar yang mengingat anak tersebut, langsung bertanya apakah cita-citanya masih sama atau tidak. “Kamu sekarang cita-citanya apa? Masih pengin jadi ambulans?,” ujar Ganjar.

“Pilot pak,” tutur bocah bernama Hisam Ali.

“Wah Bagus, pilot ambulans atau pilot pesawat?,” goda Ganjar pada Hisam.

Interaksi Ganjar dengan anak-anak asuhan PA Al Mustaghfirin ini pun membikin suasana di sana jadi ger-geran.

Sembari bercanda, Ganjar tak lupa mengingatkan anak-anak untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. “Protokolnya diingat, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Jaraknya hayooo itu malah ngumpul-ngumpul,” tutur Ganjar.

Ganjar juga menyempatkan menengok beberapa bagian panti. Pengurus panti mengungkapkan kebutuhan mendesak adalah sumber air. Seringkali para penghuni kesulitan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Ganjar meminta pengurus panti membuat surat permintaan bantuan. “Nanti jenengan buat surat, tertuju Pemprov. Biar nanti dibantu Kesra,” tanyanya. (is)

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *