Tekan Angka Kenaikan Covid-19, Penutupan Sejumlah Ruas Jalan Di Semarang Kembali Dilakukan

SEMARANG (Awal.id) – Pemerintah Kota Semarang kembali menutup sejumlah ruas jalan dalam rangka penanganan Covid-19. Rencana ini mulai diberlakukan pada Jumat (11/12).
Sedikitnya ada 10 ruas jalan yang ditutup yaitu Jalan Pemuda mulai Paragon Mall – Tugu Muda, Kota Lama dari Simpang Letjen Suprapto/Cendrawasih – Jembatan Mberok, Jalan Pandanaran dari Tugu Muda – Simpang Lima, Jalan Gajah Mada dari Simpang Lima – Simpang Gendhingan, Jalan Pahlawan dari air mancur – Simpang Lima.
Kemudian, Jalan Ahmad Yani dari simpang RRI – Simpang Lima, Jalan Dr Wahidin dari Simpang Kaliwiru – Sisingamangaraja, Jalan Tanjung dari simpang Imam Bonjol – simpang Pemuda, Jalan Ngesrep Timur V di pintu masuk patung kuda Diponegoro, dan Jalan Lamper Tengah.
Penutupan akan diberlakukan setiap Jumat mulai pukul 18.00 WIB hingga Senin Pukul 06.00 WIB.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto, pemberlakuan kembali penutupan ruas jalan berdasarkan pertimbangan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Semarang melihat peningkatan angka kasus Covid-19.
Penutupan 10 ruas jalan ini diberlakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut dari Satgas Covid-19 Kota Semarang.
Pemberlakuan penutupan jalan menjadi sarana membantu mengurangi mobilisasi warga pada masa pembatasan kegiatan masyarakat (PKM). Terbukti, saat itu kasus Covid-19 di Kota Semarang terbilang menurun drastis.
“Ini kami evaluasi lagi melihat kepentingan yang lebih luas. Ternyata, kasus Covid-19 masih harus diwaspadai,” tutur Endro
Endro mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19. Dia juga mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.
Satu hal lagi yang terpenting, tegasnya, mengurangi kerumunan yang tidak perlu. Dia berharap, dengan penutupan sejumlah ruas jalan ini bisa meminimalisir kerumunan di sejumlah titik.
CR: Tribun Jateng




















