Menang Dramatis, Dragan Djukanovic Apresiasi Perjuangan Laskar Mahesa Jenar
DENPASAR (Awal.id) – PSIS Semarang berhasil mencuri poin penuh atas Persiraja dengan skor tipis 1-0 pada laga lanjutan putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Stadion Kompyang Sujana, Rabu (12/1).
Kemenangan yang cukup dramatis tersebut sekaligus mengantarkan Laskar Mahesa Jenar untuk memperoleh tambahan angka tiga poin penuh diraih lewat gol tunggal Wallace Costa di menit ke 95’.
Adanya kemenangan tersebut PSIS berada di peringkat 6 klasemen sementara pekan ke-19 BRI Liga 1 2021/2022 dengan perolehan 30 poin.
Pelatih Kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic memberikan apresiasi kepada para anak asuhnya yang bekerja keras hingga babak akhir dan berhasil membuahkan hasil pada menit akhir.
Ia mengatakan Persiraja bermain cukup bagus pada laga tersebut, permainan defensif membuat PSIS kesulitan membongkar lini belakang Laskar Rencong yang cukup kuat.
“Pertahanan Persiraja cukup bagus, mereka memiliki defensif yang cukup kuat. Oleh sebab itu, pada babak pertama ada banyak peluang namun belum bisa dimanfaatkan menjadi gol. Namun saya berikan apresiasi kepada tim atas kerja keras mereka, permainan yang pantang menyerah hingga babak kedua akan selesai akhirnya membuahkan hasil kemenangan,’’ papar Dragan dalam konferensi pers usai pertandingan, Rabu (12/1).
Menurut Dragan, mental para pemain sangat luar biasa dalam pertandingan tersebut. Ia berharap mental seperti itu juga diterapkan pada laga-laga selanjutnya.
“Saya harap mental pemain seperti pertandingan lawan Persiraja juga diterapkan di sisa pertandingan putaran kedua Liga 1. Setelah ini, PSIS akan bertemu Arema FC dan hanya dibutuhkan jeda 4 hari. Namun, itu tidak menjadi alesan, siapapun lawannya kami tidak gentar dan berusaha meraih poin penuh,’’ tandas Dragan.
Sementara, Kapten PSIS Semarang Wallace Costa juga menambahkan laga kontra Persiraja diakui memang cukup sulit. Mereka punya pelatih baru dan beberapa pemain baru yang cukup bagus.
“Persiraja memang tim yang bagus, pertahanan mereka kuat karena mereka juga ingin lolos dari zona degradasi. Namun, akhirnya kami bisa mencetak gol pada menit akhir dan berhasil mengalahkan mereka.’’ ungkap Wallace yang juga sebagai pencetak gol tunggal penentu kemenangan. (is)



















