H+4 Lebaran, Volume Penumpang KA di Wilayah Daop 4 Masih Tinggi

SEMARNG (Awal.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat jumlah pelanggan yang naik mengunakan moda transportasi KA dari H+1 sampai H+4 atau dari Senin (24/4) sampai Kamis (27/4) masih tinggi.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Ixfan Hendri Wintoko menyampaikan dalam periode tersebut terdapat 105.612 pelanggan atau rata-rata 26.403 pelanggan setiap harinya.

Ia menyebut jumlah tersebut meningkat 10 persen jika dibanding periode yang sama pada angkutan lebaran tahun 2022 yang berjumlah 95.904 pelanggan atau rata-rata 23.976 pelanggan per hari.

“KAI mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menggunakan layanan transportasi kereta api pada masa angkutan lebaran tahun 2023 ini. KAI akan terus meningkatkan pelayanan serta mengawal agar seluruh perjalanan KA di masa lebaran ini dapat berjalan aman dan berkesan,” ungkap Ixfan dalam siaran persnya, (27/4/2023).

Baca Juga:  Ribuan Pemudik Ikuti Balik Mudik Gratis Pertama Menggunakan KM Dobonsolo

Ia mengatakan, bagi masyarakat yang belum memperoleh tiket KA pada arus balik lebaran, untuk keberangkatan KA dari Jumat (28/4) hingga Kamis (3/5), masih dapat membeli tiket kereta api karena tiketnya masih tersedia cukup banyak.

“KAI mencatat jumlah tiket kereta api yang terjual pada periode 28 April hingga 3 Mei 2023 masih terjual sebanyak 57.250 tempat duduk atau masih 58 persen dari kapasitas yang Daop 4 disediakan yaitu sebanyak 99.138 tempat duduk. Masyarakat dapat membeli tiket kereta api melalui aplikasi KAI Access, website KAI, serta seluruh channel penjualan lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan, KAI Hadirkan Promo New Year Deals dengan Diskon 18 Ribu Tiket ke Berbagai Tujuan

Tak hanya itu, sambungnya, KAI Daop 4 Semarang juga menghimbau agar para pelanggan dapat memeriksa kembali tiket yang dimiliki dengan kesesuaian tanggal dan kereta api nya. Pastikan untuk datang lebih awal, agar tidak tertinggal keberangkatan KA nya.

Bagi pelanggan yang membawa anak kecil yang sudah bisa berjalan sendiri, agar selalu melakukan pengawasan dan pendampingan baik saat di lingkungan stasiun maupun di dalam kereta api, agar tidak sampai tertinggal.

Selain itu, bagi para pelanggan yang berada di stasiun agar memperhatikan garis pengaman berwarna kuning yang berada pada peron stasiun. Dimana garis tersebut merupakan pembatas dari jarak aman kereta api, sangat berbahaya bagi pelanggan, terlebih jika ada kereta api yang bergerak atau melintas.

Baca Juga:  Konsumsi BBM Naik Tajam, Pertamina Amankan Pasokan Energi Selama Arus Mudik & Balik Lebaran di Jateng DIY

Selanjutnya, para pelanggan juga untuk memperhatikan tanda pengaman kebersihan di stasiun, dimana jika ada tanda pengaman kebersihan artinya area tersebut sedang dilakukan pemeliharaan atau perawatan kebersihan. Sangat bahaya jika pelanggan melintas, karena pasti lantai masih licin dan dapat mengakibatkan pelanggan terpeleset atau terjatuh.

“Kami himbau juga, bagi para pelanggan yang melintasi jalur kereta di stasiun melalui passenger crossing, untuk melihat serta tengok kanan kiri, antisipasi jika ada pergerakan atau langsiran kereta api,” tutup Ixfan.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *