Pencak Silat Kota Semarang Bidik Tiga Emas di Porprov Jateng 2026

SEMARANG (Awall.id) – Tim pencak silat Kota Semarang membidik tiga medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Target tersebut diharapkan bisa kembali tercapai seperti pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Koordinator Pelatih Pencak Silat Kota Semarang, Nurfaqih, mengatakan pertandingan hari ini masih memasuki babak penyisihan. Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlanjut hingga babak semifinal pada Selasa dan Rabu, sebelum seluruh pertandingan berakhir pada Kamis.

“Insyaallah, target kami bisa seperti tahun kemarin, yakni tiga medali emas. Kami berharap target itu bisa tercapai. Mudah-mudahan ada atlet yang bisa memberikan kejutan sehingga hasilnya bisa lebih baik lagi,” ujarnya saat ditemui di GOR Unimus, Minggu 25 Oktober 2026.

Baca Juga:  Lewat Program "Kembang Desa", PLN Indonesia Power UBP Semarang Raih Penghargaan PROPER Hijau

Dalam ajang tersebut, Kota Semarang menurunkan atlet di 22 kelas yang terdiri dari nomor jurus dan tanding. Sebanyak delapan atlet turun di nomor jurus, sedangkan 13 atlet lainnya berlaga di nomor tanding.

Nurfaqih mengatakan persiapan atlet sejauh ini berjalan sesuai harapan. Peningkatan kemampuan, terutama dari segi power dan kecepatan, menjadi modal bagi para pesilat untuk bersaing dalam ajang tersebut.

“Alhamdulillah, saat mengikuti kompetisi sebelumnya, kemampuan anak-anak sudah mulai meningkat. Mulai dari segi power hingga kecepatan, sudah sesuai dengan yang kami harapkan. Sekarang tinggal menunggu pembuktiannya di ajang Porprov ini,” katanya.

Baca Juga:  Tim Tabur Kejaksaan Agung Tangkap Terdakwa DPO Terkait Dana Hibah Pemprov Papua Barat

Ia menjelaskan, tim Kota Semarang mengawali pertandingan dengan hasil positif di nomor jurus. Atlet yang turun di nomor jurus tunggal putri mampu meraih kemenangan dan melaju ke babak berikutnya.

Menurutnya, penampilan atlet tersebut sesuai dengan harapan tim pelatih. Atlet dinilai mampu menunjukkan performa yang baik tanpa melakukan kesalahan berarti.

Sementara itu, pada nomor tanding, tiga atlet Kota Semarang dijadwalkan bertanding. Dua di antaranya mendapatkan bye sehingga tidak perlu menjalani pertandingan pada babak awal, sedangkan satu atlet di kelas G putra akan langsung menghadapi lawan.

Baca Juga:  Pengurus Baru PW Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Jateng Dilantik, Begini Pesan Gubernur Ganjar

Dalam persaingan memperebutkan medali, Nurfaqih menyebut sejumlah daerah seperti Surakarta, Pekalongan, Wonosobo, dan Pati menjadi lawan yang perlu diwaspadai.

“Khusus nomor jurus, Boyolali dinilai sebagai salah satu daerah dengan kekuatan yang patut diperhitungka,” jelasnya.

Nurfaqih berharap para atlet mampu menjaga performa sepanjang pertandingan sehingga target tiga medali emas dapat tercapai. Selain mempertahankan capaian sebelumnya, tim pelatih juga membuka peluang bagi atlet untuk memberikan kejutan dengan meraih hasil lebih baik.

“Ini kita lihat syukur-syukur ada kejutan,” pungkasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *