Rektor USM Santuni ke Yatim Piatu dan Dhuafa di Desa Timbulsloko

Bakti Sosial ''USM Berbagi Kebahagiaan'' berlangsung di Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, pada 7 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT memberikan santunan kepada yatim piatu dan dhuafa

SEMARANG (Awall.id) – Rektor Universitas Semarang (USM), Dr Supari ST MT memberikan santunan kepada yatim piatu dan dhuafa dalam Bakti Sosial ”USM Berbagi Kebahagiaan” di Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, pada 7 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Rektor didampingi Ketua Takmir Masjid Baitur Rasyid USM, Ir Bambang Tutuko MM MT, Ketua LPPM USM Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT, Kabid Pengabdian kepada Masyarakat LPPM USM, Dr Drs H Kukuh Sudarmanto BA SSos SH MM MH, Kabid Penelitian LPPM USM, Dr Zaenal Arifin SH MKn, dan perwakilan UKM Fokmi USM.

Baca Juga:  Manuk Kuntul FC, Utamakan Sepak Bola Ceria

Hadri dalam kegiatan tersebut Ketua RW 7 Dukuh Timbulsloko, Karjani dan Ketua Takmir Masjid Nurul Ibad, Kiai Shobirin.

Dalam kesempatan itu, Rektor membagikan donasi berupa uang, peralatan sekolah, tas kepada anak yatim, piatu dan dhuafa.

Rektor mengapresiasi masyakarat yang tangguh dan kuat setelah desa tersebut tenggelam karena rob dan abrasi sejak 2017.

Dia mengatakan, kegiatan itu untuk mempererat kebersamaan. Di momentum Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai ruang refleksi spiritual dan moral bagi seluruh insan akademik.

Baca Juga:  FIND4S Indonesia Ajukan FORC3S kepada Konsorsium ERASMUS Plus

”Dalam bulan Ramadan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan mutu, memperkuat etika, serta profesionalisme insan akademik di lingkungan kampus,” ujar Supari.

Sementara itu, Kiai Shobirin mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada USM yang telah peduli membantu masyarakat terutama kepada anak yatim piatu.

”Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuannya dari USM kepada masyarakat. Semoga USM semakin jaya dan banyak mahasiswanya,” ungkapnya.

Baca Juga:  USM Raih Medali Perak dalam Kompetisi Inovasi Internasional di Jeju National University

Dia mengatakan, Desa Timbulsloko mulai tenggelam tahun 2017. Untuk mengantisipasi kebanjiran, sekarang warga membangun rumah panggung.

”Alhamdulillah, warga sini yang kuliah di FTIK USM melalui jalur beasiswa KIP,” tuturnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *