Sentuhan Magis Mahasiswa USM: Ubah Jerami dan Enceng Gondok Jadi Karya Seni Berkelas di Festival Komukino “Jateng Ayem”

SEMARANG (Awall.id) – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menghadirkan booth pameran bertajuk “Kriya Kerajinan Tangan” dalam rangkaian Festival Komukino “Jateng Ayem” yang digelar di Auditorium Ir. Widjatmoko USM, Kamis (18/12) lalu.

Booth tersebut menampilkan instalasi seni kriya berbahan limbah alam, seperti jerami dan enceng gondok. Karya ini disajikan sebagai bagian dari tugas mata kuliah Komunikasi Budaya sekaligus upaya memperkenalkan kembali kearifan lokal kepada pengunjung festival.

Baca Juga:  Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Gelar Seminar UMKM Bertema Strategi Digital di Kelurahan Srondol Wetan

Konsep pameran mengusung suasana pedesaan dengan dekorasi teknik ecoprint dan sentuhan wayang kulit. Berbagai produk kriya, seperti anyaman tas dan topi caping, dipajang untuk menunjukkan potensi estetika bahan alam melalui pendekatan komunikasi visual.

Pengunjung berdialog dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi USM di booth Kriya Kerajinan Tangan yang mengangkat tema kearifan lokal dalam rangka Festival Komukino “Jateng Ayem”.

Perwakilan tim Kriya Kerajinan Tangan menyampaikan bahwa pameran ini bertujuan mengubah cara pandang generasi muda terhadap bahan-bahan alam yang selama ini dianggap remeh.

Baca Juga:  Tim PkM USM Gelar Pelatihan Peningkatan Kecerdasan Interpersonal Remaja Karang Taruna Astagina

“Kami ingin membuktikan bahwa bahan-bahan yang sering dianggap remeh seperti jerami atau enceng gondok punya nilai estetika tinggi jika dikomunikasikan dengan kreatif. Ini adalah cara kami, generasi muda, bercerita tentang kekayaan kriya Indonesia,” ujarnya.

Pengunjung tidak hanya melihat hasil karya, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai filosofi di balik setiap produk kriya yang dipamerkan. Penambahan elemen dekoratif berupa bunga matahari dan rumput sintetis memberikan kesan kontemporer tanpa meninggalkan nilai tradisi.

Baca Juga:  Isroi, Mahasiswa Magister Hukum USM Dilantik Jadi Ketua DPD GRIB Jateng

Booth Kriya Kerajinan Tangan mendapat respons positif dari pengunjung Festival Komukino. Kehadiran pameran ini menunjukkan peran mahasiswa Ilmu Komunikasi USM dalam mengemas pesan pelestarian budaya lokal melalui media pameran dan kegiatan berbasis komunikasi kreatif.***

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *