USM LCC Lakukan Aksi Sosial kepada Warga Terdampak Banjir

Direktur USM LCC, Dr Adi Ekopriyono (kiri) ikut melakukan aksi sosial, membagi nasi kotak kepada warga yang terdampak banjir di sepanjang jalan wilayah Tlogosari ke wilayah Gebangsari, Genuk pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda

SEMARANG (Awall.id) – Universitas Semarang Language and Culture Center (USM LCC) melakukan aksi sosial, membagi nasi kotak kepada warga yang terdampak banjir.

Aksi tersebut dilakukan di sepanjang jalan wilayah Tlogosari ke wilayah Gebangsari, Genuk pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Direktur USM LCC, Dr Adi Ekopriyono mengatakan, aksi sosial dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan Bina Bahasa Jaya (BBJ) selama ini dan transformasi menjadi USM LCC.

Dia berharap, USM LCC dapat memberi kontribusi bagi Universitas Semarang, terutama dalam kaitan dengan pengembangan bahasa dan budaya.

Baca Juga:  Cemil Dining Rayakan Februari Penuh Cinta & Keberuntungan Lewat “valentine Picks” & “a Feast Of Luck”

”Lingkup bisnis internal USM LCC berfokus pada pelayanan yang ditujukan ke dalam lingkungan USM, untuk mendukung sivitas akademika dan kelembagaan,” katanya.

Menurutnya, lingkupnya antara lain, pengembangan bahasa untuk sivitas akademika, kursus bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, Arab, dan bahasa lain untuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) khusus mahasiswa asing pertukaran atau double degree; pelatihan akademik, penulisan karya ilmiah, publikasi internasional, English for Academic Purposes (EAP), proofreading untuk skripsi, tesis, desertasi, dan artikel ilmiah.

Baca Juga:  Tim PkM USM Beri Pelatihan Buat Biopori dan Kompos di Pondok Pesantren Fatimah Az-Zahra

”Selain itu, layanan sertifikasi dan uji kompetensi, terdiri atas TOEFL ITP, IELTS Prediction Test, TOEIC, HSK, dan ujian bahasa internasional lainnya serta sertifikasi internal untuk mahasiswa USM sebagai syarat kelulusan/kompetensi tambahan,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk lingkup bisnis eksternal berfokus pada pelayanan yang ditujukan ke luar lingkungan USM, baik untuk individu, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat umum.

Antara lain, pendidikan dan pelatihan bahasa, terdiri atas kursus bahasa asing (Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, Arab, Belanda, dll) untuk pelajar, mahasiswa, profesional, dan masyarakat umum.

Baca Juga:  FTIK USM Bangun Sistem Informasi Terpadu untuk Peternakan Ayam Petelur di Cepogo

”Program BIPA untuk ekspatriat, pelajar internasional, dan tenaga asing; kelas privat, in-house training, dan kursus intensif sesuai kebutuhan mitra (misalnya sekolah-sekolah, perhotelan, pariwisata, ekspor-impor, pelayanan publik),” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, uji kompetensi dan sertifikasi; penyelenggara resmi TOEFL ITP, IELTS, TOEIC, HSK, dan ujian sertifikasi lainnya; dan layanan tes prediksi untuk sekolah-sekolah menengah, kampus lain, dan perusahaan.

”Insyaa Allah, aksi sosial ini awal yang baik bagi langkah-langkah USM LCC selanjutnya,” kata Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *