Warga RW 02 Kramas Antusias Ikuti Edukasi Kesehatan dan Dapur Sehat

SEMARANG (Awall.id) – Warga RW 02 Kelurahan Kramas antusias mengikuti serangkaian edukasi kesehatan yang digelar mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro. Program ini mencakup Dapur Sehat, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Kesehatan Reproduksi (Kespro) yang menyasar ibu-ibu dan remaja putri.

Dalam kegiatan Dapur Sehat, warga diperkenalkan cara mengolah pangan lokal bergizi seimbang untuk mencegah stunting. Menu sederhana seperti nasi jagung, kroket daun kelor, pepes ikan kembung, dan perkedel tempe disajikan sebagai contoh makanan sehat dengan biaya terjangkau.

Baca Juga:  Fun Walk IKA Undip 2026 Dorong Kepedulian Alumni terhadap Stunting dan Rumah Sehat di Jawa Tengah

Sesi PHBS mengajarkan praktik mencuci tangan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pentingnya kebersihan lingkungan. Anak-anak hingga ibu rumah tangga tampak aktif mengikuti simulasi dan permainan edukatif. Sementara itu, edukasi Kespro bagi remaja putri membahas pubertas, kebersihan organ intim, serta pemahaman hak kesehatan reproduksi.

Ketua RW 02 mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi menyasar langsung masalah kesehatan yang sering luput dari perhatian. Harapannya ibu-ibu bisa meneruskan informasi ini kepada keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Metro Terjunkan 1 Peleton Lebih Polisi Jaga Sidang Tuntutan Kasus Suap Lukas Enembe

Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan materi tambahan, antara lain edukasi gizi seimbang dengan model “Isi Piringku”, analisis kebutuhan gizi menggunakan pendekatan matematika dan program linier, hingga konsep pengelolaan anggaran rumah tangga melalui “Dompet Ajaib”.

Tak hanya teori, warga diajak praktik membuat eco-enzyme dari sampah organik, lomba menyusun menu seimbang, serta diskusi santai seputar kesehatan reproduksi remaja dengan pendekatan budaya yang ramah generasi muda.

Baca Juga:  Indosat dan UNDIP Bersatu untuk Pelestarian Mangrove dengan Digitalisasi di Pantai Utara Jawa

Program ini menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya melalui pola makan bergizi, tetapi juga sanitasi, pengelolaan lingkungan, serta peran aktif kader PKK. Mahasiswa KKN-T Undip berharap kegiatan ini menjadi bekal praktis bagi masyarakat dalam mewujudkan keluarga sehat dan generasi bebas stunting.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *