Prof. Kesi: Semakin Tinggi Gelar, Kalau Bisa Semakin “Humble” dan Responsif

SEMARANG (Awall.id) – ”Kami berharap, saudara menjadi sarjana yang berkarakter. Semakin tinggi gelar, kalau bisa semakin humble dan responsif. Humble itu rendah hati, responsif itu peka”.
Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro (Undip) sebagai badan penyelenggara USM, Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM, dalam sambutannya pada Rapat Senat Terbuka Upacara Wisuda ke-73 USM Tahun 2025 yang berlangsung secara online dan offline di Auditorium Ir. Widjatmoko USM dan Auditorium Prof. Dr. Muladi, S.H., Gedung Menara USM pada Rabu (27/8/2025).
Menurutnya, rendah hati dan kepekaan memiliki hubungan timbal balik. Semakin orang rendah hati, maka semakin peka, begitu pun sebaliknya.
Prof. Kesi mengatakan, karakter tersebut yang diinginkan sebagaimana oleh Albert Einstein, bahwa sarjana tidak hanya sebagai agent of knowledge, namun juga sebagai agent of morality and character.
”Jadi ciri-ciri orang yang berpendidikan, itu mempunyai karakter. Sebagaimana sekarang, saudara sudah menjadi sarjana, tentu nanti di lingkungan pekerjaan akan berbeda dengan lingkungan kampus. Seberapa mampukah, saudara beradaptasi, itu juga akan mempengaruhi kepekaan saudara. Semakin bisa menyesuaikan diri, semakin peka atau sebaliknya,” katanya.
Dia menilai bahwa gelar merupakan awal dan tiket untuk dapat sukses.
”Untuk melangkah ke depan, tentu kita tidak lupa menengok sedikit ke belakang, ke masa lalu. Tapi, jangan terlalu memikirkan masa lalu, fokuslah pada hari ini untuk masa depan. Jangan pernah sesalkan, apa yang saudara lakukan. Tapi sesali, apa yang saudara tidak pernah coba,” ungkap Prof. Kesi.



















