Guru SMA Masehi 2 PSAK Dapat Pelatihan Pemanfaatan AI dari Dosen FTIK USM

SEMARANG (Awall.id) – Sebanyak 20 guru SMA Masehi 2 PSAK mengikuti seminar dan pelatihan peningkatan kemampuan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk administrasi dan pembelajaran, yang dilaksanakan di Laboratorium Ekonomi Kreatif SMA Masehi 2 PSAK Kota Semarang, pada Rabu (15/5),

Kegiatan itu menghadirkan empat dosen dari Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (FTIK USM) sebagai narasumber. Mereka adalah Dr April Firman Daru MKom, Alauddin Maulana Hirzan MKom, Nurtriana Hidayati MKom, dan Agus Hartanto MKom.

Kepala Sekolah SMA Masehi 2 PSAK, Netty Anthonetha Suatan SSi, dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi para guru.

Baca Juga:  Jenguk Korban Penganiayaan Oknum TNI, Ganjar Tanggung Biaya Perawatan

”Saya berharap, pelatihan ini mampu memperluas wawasan dan keterampilan guru-guru kami dalam memanfaatkan teknologi, khususnya AI, untuk menunjang tugas-tugas administrasi maupun kegiatan pembelajaran,” ujar Netty.

Pelatihan dibuka dengan materi mengenai perkembangan kecerdasan buatan yang disampaikan oleh Dr April Firman Daru MKom. Dalam paparannya, Firman menjelaskan bagaimana AI telah berkembang pesat dan mulai diadopsi di berbagai bidang, termasuk pendidikan.

Adapun Nurtriana Hidayati MKom, yang mengulas tentang manfaat AI bagi guru dan dunia pendidikan secara umum. Dia menekankan bahwa AI dapat membantu guru dalam menyusun rencana pembelajaran, evaluasi siswa, hingga pengelolaan data akademik secara lebih efisien.

Baca Juga:  Ringankan Beban Masyarakat, Pemkot Semarang Kembali Gelar Pasar Murah

”Sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik “Berkreasi dengan Generative AI” yang dibawakan oleh Alauddin Maulana Hirzan MKom. Para guru diajak mencoba langsung berbagai platform AI generatif yang dapat menghasilkan teks, gambar, hingga materi ajar interaktif,” katanya.

Sementara itu, Agus Hartanto MKom, menyoroti pentingnya pemahaman tentang bentuk _output_ AI yang beragam, mulai dari teks, gambar, audio hingga video.

”Yang paling utama dalam penggunaan AI adalah kemampuan menulis perintah (prompt) secara rinci dan tepat. Tanpa itu, hasil yang diperoleh tidak akan optimal,” ungkapnya.

Baca Juga:  FH USM dan PN Pati Jalin Kerja Sama

Para guru antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif bertanya tentang cara penerapan AI dalam tugas keseharian, seperti penyusunan perangkat ajar, pembuatan soal, serta media pembelajaran yang menarik dan interaktif.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi terbuka. Para peserta membagikan pengalaman dan ide terkait pemanfaatan teknologi dalam proses mengajar. Pelatihan ini menjadi langkah awal SMA Masehi 2 PSAK dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di era digital saat ini.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *