USM dan Kementerian Tenaga Kerja Tandatangani MoU

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Semarang (USM) dengan Kementerian Tenaga Kerja RI, pada 1 Desember 2024 lalu.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Semarang (USM) dengan Kementerian Tenaga Kerja RI, pada 1 Desember 2024 lalu.

SEMARANG (Awall.id) – Universitas Semarang (USM) menandatangi Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Tenaga Kerja RI, pada 1 Desember 2024 lalu.

Penandatanganan MoU dilakukan bersamaan dengan kegiatan Naker Fest 2024 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Jl. Brigjen Sudiarto No.118, Palebon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

Naskah nota kesepahaman ditandatangani Sekretaris Universitas, Dr Abdul Karim SE MSi Akt CA.

Menurut Abdul Karim, MoU USM dengan Kementerian Tenaga Kerja dalam upaya kerja sama dalam peningkatan kualitas SDM di era digital dalam menyongsong Indonesia Emas.

Baca Juga:  Jogging di Jatidiri, Hendi Hampiri Acara Senam Massal Kormi Jateng

USM adalah satu satunya kampus yang terpilih dalam kegiatan penandatangan MoU tersebut. Selain itu juga hadir dari berbagai perusahaan terbaik di Jawa Tengah yang mewakili dunia usaha.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengapresiasi digelarnya acara tersebut.

Naker Fest 2024 diikuti 18 perusahaan yang membuka stan langsung dan ada puluhan ribu informasi lapangan kerja.

”Harus apresiasi, kemudian tadi melihat ada 18 perusahaan yang berhasil bekerja sama. Bahkan beberapa perusahaan menyampaikan, kalau ditanya berapa kebutuhan ke depan, ada yang sampaikan lebih dari seribu tenaga kerja. Hal membahagiakan. Ada beberapa stand butuh 1.500. Kami percaya kegiatan seperti ini harus sering dilakukan,” kata Yassierli di sela kunjungannya.

Baca Juga:  LKP Pelangi Megah Education Jajaki Kerja Sama dengan USM LCC

Dalam sambutan saat pembukaan Naker Fest 2024, Yassierli mengatakan, jobfair merupakan salah satu unggulan Kemenaker. Naker Feat sudah digelar di berbagai daerah dan di Semarang ini merupakan gelaran ke-22 di tahun 2024.

”Jobfair merupakan program unggulan. Selama 2024 dengan APBN Kementrian Ketenagakerjaan lakukan di 22 lokasi. Tercatat 42 ribu pencari kerja dan 32 ribu lebih lowongan kerja,” jelasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *