Peringatan Haul ke-78, Arnaz Ziarah ke Makam Syuhada di Tlogosari Kulon

SEMARANG (Awall.id)  – Ketua Baznas Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, melakukan ziarah ke makam syuhada di Tlogosari Kulon, Pedurungan, Semarang, dalam rangkaian peringatan haul ke-78.

Acara ini menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan heroik para pejuang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 1946, setelah kemerdekaan Republik Indonesia, Belanda yang bersekutu dengan NICA berusaha kembali menjajah Indonesia. Namun, perlawanan di berbagai daerah, termasuk Kota Semarang, sangat gigih. Para pejuang berjuang mati-matian agar penjajah meninggalkan Indonesia, termasuk dari Kota Semarang.

Baca Juga:  Dekan FT USM Terima Kunjungan Delegasi Unwidha Klaten

Di antara para pejuang tersebut, terdapat 72 pejuang fii sabilillah dan 2 anak muda Hizbullah yang dengan tekad kuat, bersenjatakan bambu runcing, melawan serdadu Belanda yang dilengkapi peralatan canggih.

Mereka dipaksa mundur dan berkumpul di rumah H. Mustofa. Sayangnya, keberadaan mereka diketahui oleh serdadu Belanda. Para pejuang ini kemudian berikrar, “Lebih baik mati syuhada melawan Belanda daripada hidup konyol jadi tawanan Belanda.”

Dalam upaya perjuangannya, ke-74 pejuang tersebut gugur dalam mempertahankan tanah airnya.

Baca Juga:  Kampanyekan Gemar Menabung melalui Fun Run, BPR BKK Jateng Sasar Generasi Z

Mas Arnaz, yang juga mencalonkan diri sebagai Wali Kota Semarang, memberikan informasi penting terkait para syuhada.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, pada tahun 1960 sebanyak 40 kerangka jenazah para syuhada dipindahkan ke makam pahlawan Giri Tunggal Semarang. Sehingga di makam syuhada ini masih ada 34 kerangka jenazah yang berada di bangunan joglo yang dibangun oleh Pemkot Semarang kala itu,” jelasnya.

Mas Arnaz, yang juga menjabat Ketua KONI Kota Semarang, menegaskan pentingnya nilai-nilai perjuangan dan keteladanan para pejuang di makam syuhada tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Semarang Siapkan Langkah Antisipasi Konflik Jelang Pemilu 2024

“Sebagai anak tentara, tentunya nilai-nilai perjuangan dan keteladanan para pejuang di makam syuhada ini harus kita teladani dan semangatnya harus kita lanjutkan sebagai generasi penerus bangsa. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Arnaz juga memberikan doa yang khusyuk di makam para syuhada, sebagai tanda penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa mereka yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *