Bulu Tangkis Antarkelurahan, Sampangan dan Sendangmulyo A bertemu di Final

SEMARANG (Awall.id) – Tim bulu tangkis Sampangan dan Sendangmulyo A bertemu di final dalam Kejuaraan Bulutangkis Antarkelurahan Se-Kota Semarang, setelah di semifinal menang atas lawan-lawannya di Gelora USM pada 9 Mei 2024.

Di semifinal, tim Kelurahan Sampangan yang dipandegani Tahron melibas tim Kalipancur dengan skor 2-0. Adapun tim Sendangmulyo yang dimotori Gizalias Nurrafi’u menghentikan perlawanan Pudak Payung dengan skor 2-0.

Partai final akan dimainkan sore ini pukul 15.00 WIB, setelah selesai partai final kelompok umur, antarpelajar SMA dan mahasiswa.

Baca Juga:  USM Gelar ICTECA, Dr Ari: Transformasi Digital Berkelanjutan Itu Penting

Partai final antara tim Sampangan dan Sendangmulyo diprediksi bakal seru. Pasalnya, kedua tim menurunkan pemain-pemain terbaiknya. Baik dari Sampangan maupun Sendangmulyo A sama-sama memiliki pemain muda yang masih aktif berprestasi.

”Partai final nanti bakal ramai, karena kedua kelurahan bakal menurunkan pemain-pemain yang masih bagus. Saya melihat, materi pemain Sendangmulyo merata, sedangkan Sampangan memiliki dua pemain bagus yakni Abiyyi dan Bangkit yang akan sulit ditembus oleh lawan,” kata mantan pemain Semarang, Didik.

Baca Juga:  Isi Semangat Sumpah Pemuda, Afif : Para Pemuda Harus Aktif dan Berkontribusi Bangun Bangsa

Hal senada dikatakan Ketua Panitia, Muhaimin. Menurutnya, tim Sendangmulyo memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan partai final. Sebab, materi pemain Sendangmulyo rata-rata tipe permainan ganda.

”Sendangmulyo ada Iwan Purwanto, Gizalias, Raymond, dan Benny. Mereka cukup bagus kalau main ganda,” ujarnya.

Menurutnya, kejuaraan antarkelurahan se-Kota Semarang ini memperebutkan hadiah total Rp 8 juta. Juara I mendapatkan uang pembinaan Rp 4 juta, juara II Rp 2 juta, sedangkan juara III bersama masing-masing mendapatkan Rp 1 juta.

Baca Juga:  USM LCC Tingkatkan Sinergitas

”Kami berharap, kejuaraan antarkelurahan ini bisa rutin digelar setiap tahun. Bahkan ada usulan dari peserta untuk dipertandingkan ganda veteran usia total 90 tahun, dengan minimal usia pemain 40 tahun. Usulan ini saya akomodasi untuk jadi pertimbangan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, kejuaraan antarkelurahan yang baru pertama kali digelar ini bisa berjalan lancar karena didukung oleh Bank Jateng, Djarum Foundation, dan Bank BRI.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *