TKN Prabowo-Gibran Usul Saling Sanggah dalam Debat Dihilangkan

Anggota Dewan Pakar TKN, Drajat Wibowo
Anggota Dewan Pakar TKN, Drajat Wibowo

JAKARTA (Awall.id) – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, mengusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), sesi saling sanggah dalam debat calon presiden dan calon wakil presiden 2024 untuk dikurangi porsinya atau bahkan dihilangkan.

Usulan itu, menurut anggota Dewan Pakar TKN, Drajat Wibowo, sudah diusulkan pihaknya dalam rapat antara timses pasangan calon dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Memang ada usulan dari kita agar debatnya tidak menjadi saling sanggah, karena itu, sesi saling sanggahnya kalau bisa dikurangi, atau dihilangkan,” kata Drajat saat ditemui di Tanah Abang, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Baca Juga:  Prof Dharto Berharap USM Jadi Pusat Rujukan

“Tetapi, pasangan calon itu diberikan kesempatan lebih panjang untuk pendalaman kebijakan,” tambah Drajat.

Drajat Ketua Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Menurut Drajat Wibowo, yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN) itu, dengan mengurangi atau menghilangkan sesi saling sanggah, maka  masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dapat menggali gagasan antar kandidat.

Dengan begitu, lanjut Drajat, masing-masing kandidat lebih banyak memaparkan program dibanding sanggahan.

Baca Juga:  Unwahas Terjun ke Lapas, Meningkatkan Keterampilan dengan Budidaya Koro Pedang

“Jadi saling sanggahnya yang kita minta untuk dihilangkan atau dikurangkan,” kata Drajat.

Seperti diketahui, KPU bakal menetapkan format dan konsep debat capres-cawapres dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *