Kejaksaan Agung Raih Penghargaan JDIHN dengan Predikat “Eka Acalapati”

JAKARTA (Awall.id) – Kejaksaan Agung Republik Indonesia mendapat penghargaan sebagai Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) dengan nilai tertinggi, khususnya dalam pengelolaan JDIH, dan diakui sebagai contoh terbaik bagi anggota JDIHN lainnya dengan predikat “Eka Acalapati”. Penghargaan ini diresmikan melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: M.HH-01.HN.03.05 Tahun 2023. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana, (28/11)

Dalam konteks ini, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) adalah platform yang digunakan bersama untuk mengoptimalkan penggunaan dokumen hukum secara teratur, terpadu, dan berkelanjutan. Juga, JDIHN berfungsi sebagai sarana penyediaan informasi hukum yang lengkap, akurat, mudah diakses, dan cepat.

“Penghargaan ini diberikan kepada Kejaksaan Agung RI karena keberhasilannya dalam pengelolaan informasi hukum di situs web Kejaksaan RI. Hal ini membuat koleksi peraturan perundang-undangan menjadi lebih mudah, cepat, dan selalu terupdate, memberikan akses yang baik bagi media dan masyarakat. Sebagai hasilnya, piagam penghargaan dengan predikat “Eka Acalapati” diberikan sebagai teladan bagi instansi lain untuk secara aktif mengumpulkan dan mempublikasikan informasi hukum melalui berbagai saluran media yang dimilikinya.” ujar Ketut

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *