Debat Perdana Cawapres, KPU Hanya Izinkan Paslon Bawa 75 Pendukung
JAKARTA (Awall.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mengizinkan sebanyak 75 orang dari masing-masing tim pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) pada debat cawapres yang akan digelar, Jumat (22/12/2023).
“Jumlah undangan sama ya, kan 75 orang masing-masing tim pasangan calon. Di luar undangan yang diundang oleh KPU,” kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (18/12).
Hasyim mengatakan, berdasarkan evaluasi debat perdana capres 12 Desember lalu, tim pasangan capres cawapres yang hadir di lokasi sepakat untuk berkomitmen menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya debat.
“Demikian juga hal yang menjadi catatan-catatan kemarin atau evaluasi sudah kita sepakati bersama, di antaranya semua tim pasangan calon mengajukan usulan bahwa di dalam debat nanti kedua dan seterusnya masing-masing sampai kelima, itu disiapkan podium sederhana,” ujarnya.
Debat pertama cawapres akan mengusung tema ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN/APBD, infrastruktur, dan perkotaan.
Debat yang digelar di JCC Senayan, Jakarta akan diikuti para cawapres, yaitu Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Mahfud MD, dan Gibran Rakabuming Raka.
Dalam debat perdana capres, KPU hanya memperbolehkan setiap tim pasangan calon hadir masing-masing maksimal 50 orang di lokasi.
Sebelumnya, KPU telah menggelar debat perdana capres dengan tema meliputi Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga.




















