Dua Sekolah di Semarang Juara Marching Band Nasional, Wali Kota Semarang Punya Kontribusi Besar

SEMARANG (Awall.id) – Dua sekolah di Semarang yakni SDN Ngaliyan 1 dan SMPN 1 Semarang meraih juara 1 dalam lomba marching band Piala Presiden tingkat nasional.

Dua sekolah di Semarang tersebut punya kelompok marching band unggulan yakni SDN Ngaliyan 1 bernama Gita Swara dan SMPN 1 adalah Gita Bahana.

Kepala Sekolah SD Ngaliyan 1 Semarang Ngatiningsih., menyampaikan jika hasil yang sekolahnya dapat dalam meraih juara 1 marching band Piala Presiden tidak lepas dari peran Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Sebelumnya SDN Ngaliyan 1 Semarang memberikan persembahan membanggakan bagi kotanya karena lewat Gita Swara mereka bisa meraih juara pertama di ajang lomba marching band pelajar dari seluruh Indonesia bernama Piala Presiden pada Minggu 12 November 2023 di Cibubur Tangerang.

Juara pertama diraih oleh SDN Ngaliyan 1 Semarang setelah mengalahkan berbagai unggulan lainnya yakni para pelajar dari Jakarta maupun Bandung.

Tidak hanya juara pertama, SDN Ngaliyan 1 Semarang juga mendapatkan 10 nominasi lain mulai dari juara Field Commander, juara Color Guard, juara Ensamble Music, Pit Instrumen, Divisi Junior, Ensamble Visual, Show & Performance, Teknik Brass dan terakhir juara 2 Solo Horn.

Perempuan yang akrab disapa Ningsih itu mengungkapkan secara jujur awalnya ada rasa tidak yakin untuk berangkat.

Pasalnya untuk mengikuti event ini memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun dengan kegigihan semua pihak baik guru, orang tua murid dan siswa serta para donatur yang mendukung, akhirnya bisaa berjalan dan meraih prestasi membanggakan. Lalu tidak lupa juga selaku inisiator lomba Ketua Umum Marching Band Gita Swara, Moch Kamidi, S.H.

Awalnya jujur memang pesimis ya. Apakah bisa pasca covid, bisa dapat dukungan ke sana. Ternyata akhirnya ada dukungan, kami sangat bersyukur sudah dapat dukungan saja.

“Tetapi kami punya tekad yang kuat. Kemudian kami bangun solidaritas, pengurus dan sekolah, kemudian paguyuban dan anak-anak. Alhamdulillah ditambah juga dengan support dari Dinas Pendidikan, suport dari Ibu Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu yang memberikan motivasi pada saat konser kami yang dihadiri oleh dispora, Kecamatan dan seluruh komponen, kami bisa berangkat,” ungkapnya saat ditemui di sekolah, Kamis (16/11/2023).

Akhirnya setelah berangkat, SDN Ngaliyan 1 bisa meraih prestasi membanggakan bersama juga SMPN 1 Semarang.

“Pasti ada perjuangan di titik awal kami bercita-cita ingin memboyong Piala Presiden. Itu kami berkomitmen dengan tim, pelatih, pengurus, kerja sama dengan wali murid. Begitu juara diumumkan itu banyak yang nangis dan sujud syukur,” ucapnya.

Ningsih menambahkan jika dia salut atas perjuangan murid-muridnya. Saban minggu, muridnya rutin melakukan 4 kali latihan.

Tidak hanya itu, saat di sana pun, juga tidak mudah. Murid-murid harus menempuh perjalanan darat selama 9 jam menuju venue event.

“Ketika di sana, kami melihat uji area, banyak peserta dari luar provinsi, dari Jambi, Riau, Bandung, Banteng, Jakarta yang mungkin dekat dengan fisiknya yang sudah siap sedia. Beda kayak kami yang harus menempuh perjalanan 9 jam. Dengan membawa semua perangkat yang luar biasa ini. Kebersamaan yang solid, latihan yang gigih, keyakinan dari anak-anak. Terutama anak-anak. Karena anak-anak SD itu kan dibawa sampai ke Cibubur dari mulai Jumat siang, sampai Minggu malam, itu perjuangan yang luar biasa. Tapi alhamdulillah di perjalanan itu anak-anak senang karena optimis bisa membawa pulang,” paparnya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP 1 Nining Sulistyaningsih.

Kata Nining, dukungan dari Pemkot atau khususnya dari Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita begitu total.

“Banyak sekali dukungan dari Pemkot Semarang khususnya Bu Wali,” katanya.

SMP 1 ternyata sudah langganan jadi juara Piala Presiden yakni pada 2017, 2019 dan yang terakhir tahun ini.

Berkat seringnya juara itu, SMP 1 juga sering dipanggil ke Istana Negara untuk peringatan Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

“Bahkan kemarin waktu tampil di Istana itu disupport Bu Wali semua. Habis Rp 283 juta itu juga support dari Bu Wali semua. Bu Wali sangat support. Kami sering tampil juga di acara pemkot,” pungkasnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *