Wapres Ma’ruf Amin: Jangan Terjerumus Politik “Wani Piro”

JAKARTA (Awall.id) – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin wanti-wanti agar masyarakat yang memiliki hak pilih pada Pemilu 2024 tidak menjadi golongan putih (Golput). Dia meminta masyarakat menggunakan hak pilih masing-masing pada pesta demokrasi lima tahunan itu.
“Kita berharap rakyat kita sudah kan, kita itu kan punya kewajiban ya untuk menyukseskan pemilu ini supaya masyarakat paham ya,” kata Wapres dalam keterangannya, Senin (11/9/2023), seperti dikutip dari sindonews.com.
Wapres Ma’ruf Amin juga mengingatkan masyarakat tidak terjerumus para praktik ketidakjujuran seperti politik uang alias wani piro dalam memilih pemimpin pada Pemilu 2024 .
Wapres memaparkan peran serta yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam upaya menyukseskan jalannya pemilu. Pesan serta tersebut di antaranya dengan tidak turut tenggelam dalam perputaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya yang mungkin terjadi saat kampanye.
“Tentu calon itu kan baik, kalau sudah lolos verifikasi, dia menjadi calon kan baik. Nah, bagaimana masyarakat itu memilih yang terbaik,” kata Wapres.
“Jangan sampai (terjerumus) kepada wani piro, tetapi benar-benar dari hati yang murni memilih pemimpin yang terbaik karena itu adalah kewajiban kita untuk mungkin menunjuk atau menetapkan, menjadikan pemimpin yang terbaik buat bangsa kita,” sambungnya.
Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini, lanjut Wapres, selalu diwarnai dinamika. Dinamika tersebut di antaranya mulai dari perbedaan pendapat antarpendukung calon pemimpin, hingga beredarnya informasi-informasi tidak benar (hoaks) di masyarakat.
Oleh karena itu, Wapres meminta untuk memastikan berjalannya pelaksanaan Pemilu 2024 dengan damai dan lancar. Diperlukan keterlibatan peran dari berbagai pihak, salah satunya penggunaan hak pilih dengan baik oleh masyarakat.
“Sebab suksesnya pemilu itu kan berarti dalam rangka memberikan legitimasi terhadap kepemimpinan nasional ya, itu kewajiban kita. Jadi, masyarakat jangan sampai tidak ikut (memilih), tidak ikut mengambil peran,” imbau Wapres.
Lebih lanjut Wapres menyampaikan, penggunaan hak pilih yang baik penting dilakukan untuk menghindari adanya golput yakni sekelompok orang yang apatis dan tidak menggunakan hak suara. Sebab, suara masyarakat merupakan penentu jalannya roda pemerintahan dan kemajuan Indonesia ke depan.
“Karena itu menentukan nasib bangsa ini selama 5 tahun ya,” ujar Wapres.
Wapres pun kembali mengimbau masyarakat untuk melakukan peran dengan baik mewujudkan kestabilan atau keteduhan Pemilu 2024, serta terpilihnya pemimpin terbaik yang akan membawa bangsa Indonesia lebih maju dan sejahtera di masa depan. “Pokoknya jangan sampai apatis,” pungkas Wapres.

















