Polisi Tangkap Pembacok di Kostel Semarang

SEMARANG (Awall.id) – Unit Resmob Polrestabes Semarang menangkap tersangka pembacokan yang dilakukan di Kostel wood 7296 Jalan Gedungsongo III No. 2 Rt. 3 Rw. 2 Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat pada Sabtu (8/7/2023), sekira pukul 00.10 WIB.

Tersangka yakni bernama Danang Priyo Legowo (21) warga Taman Sri Rejeki Selatan 8/21 Rt 3 Rw 4 Kelurahan Kalibanteng Kidul, Semarang Barat.

Sedangkan korban penganiyaan dan pembacokan yang mengalami luka robek di lengan kiri dan dijahit juga luka lebam pada wajah yakni bernama M. Guritno (21) yang bekerja sebagai resepsionis di Kostel Wood.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP H. Wiwit Ari Wibisona, SH., SIK., MH menjelaskan awalnya tersangka datang ke kostel dengan membawa parang yang diselipkan di dalam celana tersangka.

“Kemudian tersangka bertemu dengan korban dan menanyakan seseorang yang dia cari. Namun, saat ditanyai korban seakan menjawab dengan nada tinggi. Akibat hal itu, tersangka emosi dan terjadilah penganiyaaa,” ungkap Wiwit di Mapolrestabes Semarang, Selasa (18/7/2023), siang.

Lebih lanjut ia menuturkan, tersangka menganiaya korban dengan cara memukul dengan tangan kanan dan kiri secara berulang kali ke arah kepala kanan korban sebanyak kurang lebih 5 kali dan menendang dengan kaki kiri sebanyak 6 kali ke tubuh korban sampai korban terjatuh terlentang.

“Usai korban terjatuh, tersangka mengeluarkan parang dan mengayunkan ke arah kepala korban dan di tangkis dengan tangan kanan sebanyak 2 kali dan mengakibatkan tangan korban mengalami lukas bacok. Setelah itu, korban masih ditanyai tersangka, namun korban menjawab bahwa orang yang dia cari sudah check out,” ujarnya.

Sementara tersangka Danang mengaku sebenarnya mencari seseorang yang membikin onar dengan membawa senjata tajam saat ia nongkrong dan minum bersama teman-temannya.

“Tadinya saya nongkrong, trus ada orang datang bawa sajam menghampiri pacarnya yang sedang minum dengan saya dan rombongan saya. Karena emosi, akhirnya saya mencari dia di Kostel. Sesampainya disana, malah resepsionisnya berkata ga sopan, lalu saya aniaya dia,” tambahnya.

Tersangka ditangkap di hari yang sama sekira pukul 11.00 WIB di lokasi kejadian karena dia menginap disitu. Satu buah parang bergagang besi dengan lilitan tali dengan panjang 60 Cm dengan bilah warna silver juga diamankan petugas sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Bunyi Pasal 351 ayat 2 KUHP Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *