Pembunuhan di Mugas, Tersangka : Mobilnya akan Dijual untuk Biaya Kuliah Adiknya

SEMARANG (Awall.id) – Tersangka Bachastian Wahyu Kisara (27) mengaku rencanannya usai membunuh driver taxi online, mobil hasil rampasannya itu untuk dijual dan untuk biaya kuliah adeknya di Bandung.

Bahkan, Ia menjelaskan semenjak bapaknya terkena hukuman penjara karena kasus ganjal ATM di Jogja dua bulan lalu. Hidupnya serasa berat karena menanggung semua kebutuhan keluarga.

“Karena saya sudah dua bulan ini menjadi tulung punggung keluarga. Ditambah saya di peringatkan oleh ibu saya untuk membantu biaya kuliah adek saya,” ungkap tersangka saat ditanyai di Mapolrestabes Semarang.

Baca Juga:  Densus 88 Bekuk Terduga Teroris di 7 Wilayah Jateng

Disisi lain, ia mengatakan sudah merencakan dalam melakukan aksi tersebut. Dari mulai pesan taxi online secara acak dari sekitar Java Mall.

“Sesampainya di Jalan Mugas, saya menodongkan pisau terhadap korban. Korban melakukan perlawanan, kemudian saya menusuk korban dengan mata terpejam. Lalu, korban keluar dan saya pindah tempat duduk kemudian membawa kabur mobil milik korban,” bebernya.

Usai mendapatkan mobil, ia melarikan diri ke arah kampung halamannya di Karanganyar. Rencanannya, mobil itu akan dijual di market place.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi di LPEI, Kejagung Periksa Eks Kepala Kantor Surakarta LPEI

“Rencanannya, mobil saya jual di market place sekitar 15-20 juta. Dan itu agar dapat membantu biaya kuliah adek saya yang per semesternya sekitar Rp 8 juta,” pungkasnya.

Atas kasus tersebut, tersangka disangkakan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 340 Sub 338 dan atau 365 ancaman hukuman mati.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *