Kunjungi Panti Asuhan At Taqwa, Jacobus Beri Santunan dan Dukung Pendidikan Anak

SEMARANG (Awall.id) – Pengusaha Jacobus Dwi Hartanto mengunjungi Panti Asuhan At Taqwa di Meteseh, Tembalang, Kota Semarang, Kamis (20/7/2023).

Dalam kunjungannya itu, Jacobus beserta rombongannya diterima dengan hangat oleh pengurus dan anak-anak panti. Bahkan para pengurus, guru, ustad dan anak-anak panti tersebut berkesempatan memanjatkan doa bersama.

Jacobus yang juga sebagai Wakil Bendahara Palang Merah Indonesia (PMI) pusat itu memberikan santunan kepada anak-anak di panti asuhan tersebut. Pihaknya juga berencana membantu kebutuhan pembangunan untuk perluasan gedung. Salah satu yang bakal diprioritaskan yakni bangunan yang diperuntukan untuk asrama.

Baca Juga:  Peringati HGN, Disdikbud Jateng Berikan Apresiasi Bagi Guru

“Bisa berkunjung ke tempat ini sudah suatu keberkahan bagi saya. Anak yatim piatu itu tidak kurang suatu apapapun, hanya kurang perhatian saja,” ungkap Om Jack sapaan akrabnya.

Selain itu, Om Jack juga memotivasi anak-anak agar punya niatan kuat untuk mengenyam pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Dia juga mengajak anak-anak pandai dalam hal berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Oleh sebab itu, dia berencana mengirimkan dan membagikan buku bacaan Bahasa Inggris kepada anak-anak panti.

Baca Juga:  Siap Digelar Tanpa Penonton, 9.090 Pelari Virtual Borobudur Marathon 2020 Siap Bersaing

“Kami berpesan kepada anak-anak, agar belajar dengan rajin dan tekun. Generasi muda kita harus punya ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi. Hal utama dan penting adalah pendidikan, apalagi sekarang banyak tersedia beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi sekalipun,” tandasnya.

Sementara, perintis panti asuhan tersebut, Abdurahim menyebut, jumlah penghuni panti sekitar 98 anak, baik putra maupun putri. Mereka dengan latar belakang yatim, piatu, yatim piatu dan duafa.

Baca Juga:  Pascasarjana USM Bangun Networking dengan Pusdik Binmas Lemdiklat Polri

Mayoritas anak-anak panti berasal dari Semarang dan sekitarnya. Selebihnya berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Mereka juga mengenyam pendidikan formal, ada yang jenjang SD hingga SMA sederajat. Kami tentu menyambut baik kunjungan ini dan ucapan terima kasih atas perhatian yang diberikan,”tambahnya.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *