Gelar Seminar Arsitektur, Binus Semarang Siap Wujudkan Pembangunan Gedung Pendidikan Berkelanjutan

SEMARANG (Awall.id) – Diera perkembangan teknologi dan pertumbuhan populasi yang cepat, tantangan terbesar yang dihadapi oleh masyarakat modern adalah bagaimana menciptakan lingkungan binaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Bangunan pendidikan, sebagai pusat pembelajaran dan pengetahuan, memainkan peran kunci dalam mempromosikan gaya hidup berkelanjutan dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, Jurusan Arsitektur BINUS UNIVERSITY dengan bangga mengumumkan kolaborasi bersama BINUS UNIVERSITY Semarang dalam menyelenggarakan “Seminar Arsitektur: Sustainable Architecture Design
of Education Building”, Kamis (27/7/2023).

Bertemakan mengenai “Sustainable Architecture Design of Education Building” ini diinisiasi oleh Jurusan Arsitektur BINUS UNIVERSITY dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan mendalam kepada Masyarakat Umum, para profesi, dan mahasiswa terkait dengan isu-isu keberlanjutan pada bangunan pendidikan.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir Grobogan, Penanganan Sungai Lusi Harus Prioritas

“Kami sangat antusias dengan inisiatif dari Jurusan Arsitektur BINUS UNIVERSITY dalam menyelenggarakan seminar ini. Kami percaya bahwa keberlanjutan dalam arsitektur adalah aspek yang krusial untuk masa depan nusantara yang lebih baik. Melalui kolaborasi dengan BINUS UNIVERSITY Semarang, kami berharap acara ini dapat menjadi platform inspiratif bagi para peserta untuk bersama-sama menciptakan solusi berkelanjutan dalam perancangan bangunan pendidikan,” ungkap Dr. Ir. Boto Simatupang, MBP. selaku Campus Director BINUS.

Dikesempatan yang sama, Deputy Campus Director – Academic, Research, and Student Development, Bambang Dwi Wijanarko menyampaikan, BINUS sebenarnya belum ada jurusan arsitektur, namun pihaknya mengadakan kegiatan yang syarat dengan dunia arsitektur, ini sebagai bukti, bahwa BINUS benar benar multikampus.

Baca Juga:  Kajati Made Pimpin Upacara HUT Persaja ke-73 di Jateng

“Artinya program studi yang berjumlah 54 itu diseluruh BINUS Raya, bisa terslenggara di kampus manapun. Hari ini kegiatan arsitektur mengundang industri, praktisi, akademisi termasuk ahli ahli, juga generasi muda dilibatkan untuk berdiskusi tentang arsitektur,” ujarnya.

Menurutnya, di Semarang, kampus ini yang paling unik, di Indonesia kampus dipinggir laut cuman di Semarang, apalagi BINUS yang lainnya ada di gunung, sebagian besar di kota.

“Untuk yang semarang ini, pemandangannya bagus, ditepi laut, dan ini bagi kota semarang menjadi satu wahana pendidikan baru, karena disini kita namakan sebagai Binus Edupark, ada intregasi pendidikan sekolah dengan perguruan tingi yang ada disini, ini satu satunya BINUS yang ada disini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Kendal Minta Bupati Segera Buat Regulasi Laksanakan Perda

“Binus semarang memiliki minor atau program pembelajaran yang tersruktur untuk membekali mahasiswa BINUS Raya (Jakarta, Bandung, Malang dan Semarang), itu bisa mengambil kuliah minor disini, yaitu metavers for business yang lagi ngetren dan content creasion yang disukai anak muda terutama mahasiswa,” lanjutnya.

Ia mengakui, ini adalah keunggulan dari BINUS yang ada di Semarang mata kuliah minor bisa diambil dari semua mahasiswa dari BINUS, termasuk BINUS Semarang.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *