Wahid Foundation ajak Warga Tingkir Lor Ikuti Workshop Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

SEMARANG (Awal.id) – Kegiatan ini dilaksanakan oleh Wahid Foundation dalam program WISE A2J yang difasilitatori oleh tim LBH APIK Semarang, dengan mengajak puluhan warga Tingkir Lor Salatiga dalam workshop pendapingan korban kekerasan seksual, Selasa (25/5) lalu.

Fanani, selaku direktur pelaksana mengatakan, untuk membangun metode yang partisipatif, fasilitator membentuk 4 kelompok yang masing-masing berfungsi sebagai tim review, ice breaking, time keeper dan evaluasi.

Paska orientasi pelatihan, fasilitator melanjutkan kegiatan dengan sesi pertama tentang Seks dan Gender, yang meliputi materi pengertian dasar, bentuk-bentuk ketidakadilan gender serta kekerasan berbasis gender, yang dilanjutkan dengan materi terkait UU Nomor 12 tahun 2022 tentang TPKS.

Materi selanjutnya adalah Mekanisme Penanganan Kasus. Dalam materi ini, fasilitator berbagi cerita tentang pengalaman-pengalaman LBH APIK dalam proses mendampingi penanganan kasus untuk lebih membuka wawasan WCC Omah Tentrem.

“Selanjutnya, Fasilitator juga memberikan pengertian dasar terkait prinsip, kode etik dan proses pendampingan korban yang dapat dilakukan oleh paralegal di komunitas. Materi ini disampaikan dengan role play (bermain peran),” ujar Fanani.

Kemudian materi dilanjutkan dengan materi advokasi. Materi ini disampaikan dengan metode role play, yang kemudian direfleksikan dalam diskusi antar peserta pelatihan.

“Materi selanjutnya adalah review atas draft mekanisme, struktur dan kerangka kerja WCC Omah Tentrem yang sudah disusun sebelumnya, dan tim fasilitator memberikan review atas draft tersebut,” tutup Fanani.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *