Ricuh, Tembakan Gas Air Mata Petugas Warnai Demo Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja di Gubernuran

SEMARANG (Awal.id) – Tembakan gas air mata petugas kepolisian mewarnai aksi demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (13/4/2023).

Aksi demo yang diikuti ratusan mahasiswa itu berlangsung ricuh, setelah beberapa mahasiswa terlibat bentrok dengan petugas. Aparat kepolisian menembakkan gas air mata setelah peserta aksi merusak gerbang atau pagar kompleks Kantor Pemprov Jateng itu.

Ratusan mahasiswa mulai memadati Jalan Pahlawan sekitar pukul 15.00 WIB. Rangkaian kawat berduri tampak dipasang untuk memisahkan antara aparat kepolisian dengan para peserta aksi yang terus berorasi.

Baca Juga:  HUT Bhayangkara ke-78, SSB Bhayangkara Kendal Gelar Turnamen Usia Dini

“Kita mahasiswa, kita tidak perlu takut memperjuangankan apa yang seharusnya diperjuangkan. Ini sumpah kami (mahasiswa). Tidak perlu takut berhadapan dengan aparat-aparat. Kami tolak UU Cipta Kerja,” seru seorang peserta aksi dengan identitas jas almamater berwarna hijau.

Aksi itu pun mulai memanas saat polisi membuat barikade berhadapan dengan mahasiswa karena massa menginjak kawat berduri yang disiapkan. Ketegangan itu terus memuncak saat mahasiswa mendorong barikade polisi ke arah gerbang Kantor Gubernur.

Baca Juga:  Hadir di Queen City Mall, Funworld Tawarkan Hiburan Bagi Keluarga

Tak hanya sampai di situ, mahasiswa yang terus merangsek membuat gerbang depan Kantor Gubernur Jebol. Hingga akhirnya polisi mengerahkan water canon ke arah massa untuk memecah kerusuhan.

Setelah gerbang depan kantor Gubernur Jateng jebol, massa berpindah ke gerbang belakang kompleks perkantoran tersebut. Orasi demi orasi kembali disuarakan oleh masing-masing kordinator aksi.

“Kedatangan kami jelas, hanya ingin bertemu pejabat, untuk menyuarakan penolakan [UU Cipta Kerja],” seru seorang koordinator aksi.

Baca Juga:  Puluhan Pasien Covid dari Kudus Masih Dirawat di RS Wongsonegoro Semarang

Sekitar pukul 16.30 WIB, gerbang belakang Kantor Pemprov Jateng pun kembali jebol. Hingga akhirnya, polisi menembakan gas air mata untuk membubarkan para mahasiswa yang terus berusaha masuk ke dalam kompleks perkantoran para pejabat Pemprov Jateng, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo.

Dari suasana demo yang rusuh tersebut, beberapa mahasiswa peserta demo tampak diamankan petugas.

Sharing:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *